Home / Peristiwa / Anak Berkebutuhan Khusus Di Singaparna Meninggal, Polres Tasikmalaya Periksa 5 Orang Saksi
IMG-20231128-WA0115

Anak Berkebutuhan Khusus Di Singaparna Meninggal, Polres Tasikmalaya Periksa 5 Orang Saksi

Kabupaten Tasikmalaya, tasikzone.com – Anak berkebutuhan khusus di Kecamatan Singaparna meninggal, kasus ini mencuat
setelah orang tua angkat almarhum angkat bicara. Samsul Munajat menyampaikan anak tersebut sudah dia angkat sejak berusia 7 bulan dalam kandungan sampai berumur 10 tahun.

 “Anak ini saya rawat 10 tahun lebih, dan setelah diserahkan kurang lebih 8 bulan. Jadi anak ini kaku sebelah yang bagian kanan, sedangkan yang bagian kiri aktif. Cuma dia ini tidak bisa jalan, kalau dipapah bisa,” kata Samsul Munajat, Orang tua angkatalmarhum, kepada wartawan.

Lanjutnya, kecurigaan penyebab kematian korban muncul karena ada lebam dibagian kepala ditambah lagi kondisi fisiknya jadi lebih kurus.

“Sebelum diserahkan anak ini sehat, gemuk dan ceria. Namun saat sama orang tuanya ada perubahan. Malahan ada luka ditangan yang diakuinya memang karena gigitan nyamuk yang digaruk terus menerus,” kata Samsul Munajat.

Kasus ini kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Selain orang tua angkat dan kerabat, orang tua kandung almarhum diperiksa.

BACA JUGA   Mobilitas Masyarakat Menuju Kabupaten Tasik Masih Tinggi, Polres Tasikmalaya Siapkan Lima Titik Penyekatan

“Ada lima saksi yang kami sudah periksa, orang tua angkat kerabat sampai ibu dan bapak almarhum anak ini,” kata Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, Iptu Ridwan Budiarta, selasa (28/11/23).

Meski tidak secara gamblang, orang tua kandung mengaku sempat mencubit almarhum. Hal ini dilakukan saat almarhum menolak makan.

“Ada pengakuan mencubit tapi itu perlu kita dalami terus agar semuanya terbuka,” kata Ridwan.

“Akan kami periksa rumah orang tua kandung almarhum. Kita siapa tau menemukan petunjuk petunjuk baru,” tambah Ridwan.

Sebelumnya, Berdasarkan hasil otopsi dari dokter forensik, Polisi menemukan luka yang tidak wajar dari tubuh almarhum.

“Jadi hasil otipsi dari dokter forensik ada temuan luka tidak wajar ditubuh almarhum ananda. Ada dibeberapa bagian tubuh, parah ada luka semacam bekas tusukan di perut,”ucapnya (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *