Tasikzone.com – Program Studi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UNIK Cipasung menggelar Workshop Jurnalistik intensif sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang media, penyiaran, dan penulisan berita.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (12/5/2026) tersebut menghadirkan praktisi media nasional guna memperkuat keterhubungan antara materi akademik dengan kebutuhan nyata di industri media saat ini.
Ketua Prodi KPI UNIK Cipasung, Dr. Istianah menyampaikan bahwa workshop ini tidak hanya menjadi agenda akademik biasa, tetapi merupakan bagian dari strategi kampus dalam mendukung Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Menurutnya, mahasiswa perlu memperoleh wawasan yang lebih luas, tidak terbatas pada teori yang dipelajari di ruang kelas.
Ia menjelaskan, selama ini mahasiswa telah mendapatkan bekal teori jurnalistik dari para dosen. Namun melalui workshop tersebut, pihak kampus sengaja menghadirkan praktisi media nasional, Deden Rahadian, agar mahasiswa bisa memahami langsung dinamika dan tantangan dunia jurnalistik di lapangan.
“Yang terpenting adalah bagaimana teori yang diperoleh di bangku kuliah dapat dipadukan dengan pengalaman nyata di lapangan sehingga mampu memperkuat kemampuan dan keterampilan mahasiswa,” ujar Dr. Istianah.
Dalam sesi pemaparannya, Deden Rahadian yang merupakan jurnalis senior di jaringan Transmedia (CNN Indonesia, detik.com, Trans TV, dan Trans7) menekankan pentingnya regenerasi insan pers yang profesional, kritis, serta menjunjung tinggi integritas.
Ia mengungkapkan bahwa dunia jurnalistik memiliki banyak dinamika yang tidak sepenuhnya dapat dipelajari melalui teori perkuliahan. Karena itu, mahasiswa membutuhkan gambaran nyata mengenai cara kerja media dan tantangan profesi jurnalis di lapangan.
“Untuk menjadi jurnalis yang andal, mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori. Mereka juga perlu mengetahui realitas kerja jurnalistik secara langsung agar memiliki kesiapan saat memasuki dunia profesional,” ungkap Deden.
Ia menambahkan, berbagi pengalaman kepada mahasiswa, baik mengenai tantangan maupun pengalaman berharga selama berkarier di dunia media, merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk membantu generasi muda memahami profesi jurnalistik secara utuh.
Workshop yang dipandu moderator Nida Ankhofiyaa berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari peserta. Salah seorang mahasiswa peserta workshop, Dede Resti, mengaku kegiatan tersebut memberikan wawasan baru sekaligus menambah motivasi untuk mendalami dunia jurnalistik.
“Alhamdulillah kegiatannya sangat menarik dan menambah banyak ilmu baru. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk pembelajaran di program studi saya. Setelah mengikuti workshop ini, saya jadi semakin tertarik mendalami jurnalistik lebih jauh,” tuturnya.
Kegiatan yang digelar di Aula Rektorat Lantai 2 Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung itu diharapkan mampu melahirkan generasi komunikator muda yang profesional, kreatif, dan siap bersaing, baik di tingkat lokal maupun nasional. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia