Home / Ragam / Proyek Drainase dan Lonjakan Wisatawan Picu Kepadatan, Polisi Siaga di Jalur Singaparna
IMG_20260513_163728

Proyek Drainase dan Lonjakan Wisatawan Picu Kepadatan, Polisi Siaga di Jalur Singaparna

Tasikzone.com – Mengantisipasi lonjakan arus kendaraan selama libur panjang (long weekend), Satlantas Polres Tasikmalaya memperketat pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah jalur utama yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan.

Selain meningkatnya mobilitas wisatawan, pengamanan kali ini juga dihadapkan pada tantangan proyek perbaikan infrastruktur yang tengah berlangsung di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di wilayah Singaparna.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi, mengatakan pihaknya telah menerima Surat Perintah (Sprint) khusus dari Kapolres Tasikmalaya untuk melakukan pengamanan jalur selama masa libur panjang berlangsung.

“Kami telah memplotting personel untuk melakukan pengaturan secara intensif, terutama pada pagi dan sore hari. Pada jam-jam tersebut aktivitas masyarakat lokal dan kendaraan wisata biasanya bertemu sehingga berpotensi menimbulkan kepadatan,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, fokus pengamanan berada di ruas jalan kawasan Alun-alun Singaparna hingga Kudang. Di titik tersebut saat ini sedang berlangsung pekerjaan revitalisasi berupa perbaikan saluran drainase dan penggalian pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Didit mengakui proyek pengerjaan tersebut berdampak terhadap kelancaran arus kendaraan. Namun demikian, ia menilai pembangunan itu sangat penting untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut.

BACA JUGA   Semaraknya Peringatan HUT RI ke-71 Di Citaman

“Daerah itu memang sering mengalami banjir akibat sistem drainase yang kurang baik. Dampaknya bukan hanya genangan air, tetapi juga kerusakan jalan yang lebih cepat. Sementara aktivitas ekonomi di kawasan tersebut cukup tinggi karena banyak pertokoan dan pasar,” jelasnya.

Untuk mengurangi potensi kemacetan, pihak kepolisian bersama instansi terkait telah menyiapkan rekayasa lalu lintas. Strategi tersebut disusun melalui koordinasi lintas sektoral bersama Dinas Perhubungan dan pihak terkait lainnya sebelum proyek dimulai.

Meski teknis rekayasa jalan menjadi kewenangan Dishub, Satlantas Polres Tasikmalaya tetap memaksimalkan pengamanan di lapangan dengan menempatkan personel di titik-titik rawan penyempitan arus kendaraan atau bottleneck.

Pengaturan lalu lintas secara manual juga diperkuat di sekitar area galian agar kendaraan dari dua arah tetap bisa melintas meski harus bergantian dan mengalami perlambatan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kehadiran kami untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan meski pembangunan sedang berlangsung,” tambahnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat, khususnya pemudik dan wisatawan yang akan melintasi jalur Singaparna, agar memperhatikan waktu perjalanan guna menghindari puncak kepadatan kendaraan pada jam-jam tertentu. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *