Home / Sosial & Budaya / Hidup Sendiri Setelah Anak Meninggal, Mak Andia Terima Bantuan dari Yayasan Padi
IMG_20260306_075429

Hidup Sendiri Setelah Anak Meninggal, Mak Andia Terima Bantuan dari Yayasan Padi

Tasikzone.com – Program Save Jompo yang digagas oleh Yayasan Padi kembali menyalurkan bantuan kepada warga lanjut usia yang membutuhkan. Kali ini bantuan diberikan kepada Mak Andia, warga Ciwaas, Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya,Kamis (5/3/2026).

Mak Andia diketahui kini hidup seorang diri di rumah sederhana setelah anaknya meninggal dunia. Kondisi tersebut membuat kesehariannya cukup memprihatinkan, sehingga menjadi perhatian para relawan untuk memberikan bantuan.

Relawan Yayasan Padi, Yanuar M Rifqi, mengatakan bahwa program Save Jompo merupakan kegiatan sosial yang rutin dilakukan untuk membantu para lansia yang hidup dalam keterbatasan.

“Program Save Jompo ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap para lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan perhatian. Kami berharap bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari Mak Andia,” ujar Yanuar.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok sebagai bentuk dukungan agar para lansia yang hidup sendiri tetap mendapatkan perhatian dari masyarakat.

BACA JUGA   Bantuan Al Qur’an Hadir Untuk Pesantren & Masjid di Tasikmalaya

Menurutnya, keberadaan para lansia yang hidup sendiri seperti Mak Andia perlu menjadi perhatian bersama, baik dari pemerintah, komunitas sosial, maupun masyarakat sekitar.

“Kami berharap semakin banyak pihak yang peduli terhadap para lansia yang hidup dalam keterbatasan. Semoga melalui program ini, mereka bisa merasakan bahwa masih banyak orang yang memperhatikan dan peduli,” tambahnya.

Yanuar juga menegaskan bahwa Yayasan Padi akan terus menjalankan program Save Jompo dengan menyasar lansia lain yang membutuhkan bantuan di berbagai wilayah.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Padi berharap semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus tumbuh, sehingga para lansia yang hidup sendiri tidak merasa ditinggalkan dan tetap mendapatkan perhatian.

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *