Tasikzone.com — Dalam rangka pemenuhan tugas mata kuliah Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan, sekelompok mahasiswa melaksanakan launching program inovatif bertajuk MARIGASI (Masyarakat Mandiri Cegah Hipertensi) yang berfokus pada peningkatan aktivitas fisik masyarakat di RW 04, Kelurahan Cipedes, pada Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Cipedes dan menjadi langkah nyata dalam upaya pencegahan serta pengendalian hipertensi berbasis masyarakat.
Acara launching ini dihadiri oleh Dosen Kesehatan Masyarakat, Bella Kusuma Dewi, Kepala Kelurahan Cipedes, Deden Setiawan, beserta jajaran, perwakilan Kepala Puskesmas Cipedes, Ketua RW 04, Tatang, para Ketua RT, serta kader kesehatan setempat. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Program MARIGASI disusun berdasarkan hasil analisis situasi dan kuesioner yang telah dilakukan sebelumnya. Dari hasil tersebut, ditemukan bahwa hipertensi menjadi prioritas permasalahan kesehatan nomor satu di wilayah Kelurahan Cipedes. Oleh karena itu, program ini dirancang sebagai solusi preventif yang melibatkan peran aktif masyarakat.
Salah satu bentuk intervensi utama dalam program ini adalah Buku MARIGASI, yaitu media edukasi sekaligus alat monitoring aktivitas fisik. Buku ini dibagikan kepada setiap kepala keluarga dan digunakan untuk mencatat aktivitas fisik harian, mulai dari jenis kegiatan, durasi, hingga lokasi pelaksanaannya. Dengan adanya pencatatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar dan konsisten dalam menjaga pola hidup aktif sebagai langkah pencegahan hipertensi.
Selain itu, program ini juga didukung dengan pengingat aktivitas fisik melalui saluran WhatsApp. Kader kesehatan secara berkala mengirimkan pesan berisi edukasi singkat dan ajakan sederhana kepada warga untuk melakukan aktivitas fisik minimal tiga kali dalam seminggu. Strategi ini dinilai efektif dalam meningkatkan motivasi dan kedisiplinan masyarakat dalam menjalani gaya hidup sehat.
Melalui program MARIGASI, mahasiswa berharap dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatannya, khususnya dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi. Program ini juga diharapkan dapat menjadi model intervensi berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di wilayah lain dengan permasalahan serupa.
Dengan kolaborasi antara akademisi, pemerintah setempat, tenaga kesehatan, dan masyarakat, langkah kecil ini diharapkan mampu memberikan dampak besar dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia