Home / Kiprah Pemerintah / Tasik Religius : Langkah Nyata Pemkot Bentuk Generasi Berakhlak dan Qur’ani
IMG_20260430_081354

Tasik Religius : Langkah Nyata Pemkot Bentuk Generasi Berakhlak dan Qur’ani

Tasikzone.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya terus mengakselerasi program prioritas Tasik Religius di bawah kepemimpinan Viman Alfarizi Ramadhan. Program ini bertujuan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat serta membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.

Salah satu implementasi konkret dari program tersebut adalah pembinaan tahfiz Al-Qur’an dengan target, yakni setiap kelurahan memiliki minimal satu hafiz Al-Qur’an setiap tahunnya (Ohan Hafiz).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tasikmalaya, Asep Dudi, mengatakan program ini dirancang secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Program Tasik Religius ini menjadi bagian penting dalam membangun karakter masyarakat. Salah satunya melalui pembinaan hafiz Al-Qur’an dengan target satu kelurahan satu hafiz setiap tahun,” ujarnya Asep Dudi kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/04/2026)

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan 12 guru pembina tahfiz dan 8 pembina tahsin guna memastikan kualitas bacaan dan hafalan peserta sesuai dengan kaidah yang benar.

Untuk tahap awal, peserta yang mengikuti program merupakan generasi muda berusia 13 hingga 19 tahun, dengan syarat telah memiliki hafalan dasar minimal 5 juz. Mereka kemudian dibina secara intensif, baik melalui sistem santri mukim pesantren , dan tetap bisa mengikuti kbm bagi peserta yang menempuh pendidikan formal.

BACA JUGA   Pemda Kab Tasikmalaya Raih Opini WTP Pada LHP LKPD BPK RI TA 2020

Adapun pelaksanaan program dibagi ke dalam empat zona wilayah, di antaranya:
Zona I (Purbaratu, Cibeureum, Tamansari) di Pesantren Nurul Hidayah, Zona Ii (Cihideung, Tawang, dan Cipedes) di Pesantren Sulalatul Huda, Zona III (Kawalu dan Mangkubumi) di Pesantren Al-Hasanah Cibeuti Kawalu, Zona IV (Indihiang dan Bungursari) di Pesantren Nurul Iman Sirnagalih Indihiang.

Pada angkatan pertama, jumlah peserta mencapai 49 orang dari target 69 orang sesuai jumlah kelurahan di Kota Tasikmalaya. Dari jumlah tersebut, rata-rata peserta telah mencapai hafalan hingga 20 juz.

“Alhamdulillah progresnya cukup baik. Dari 49 peserta, rata-rata sudah mencapai 20 juz. Ini menjadi modal besar untuk mencapai target hafiz secara penuh,” jelas Asep.

Program ini dijadwalkan berlangsung hingga Agustus untuk angkatan pertama, sementara seleksi angkatan kedua direncanakan pada Juni atau Juli mendatang.

Ke depan, para peserta yang telah lulus diharapkan tidak hanya menjadi hafiz, tetapi juga mampu berperan sebagai imam, tokoh agama, serta mendapatkan pengakuan melalui piagam resmi dari kepala daerah.

Melalui program Tasik Religius, Pemkot Tasikmalaya berharap dapat mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *