Home / Pendidikan / Study Tour SMPN 11 Kota Tasik Didasari Rapat Dengan Orang Tua, Surat Pemberitahuan Sudah Disampaikan Ke Dinas
IMG-20231127-WA0009

Study Tour SMPN 11 Kota Tasik Didasari Rapat Dengan Orang Tua, Surat Pemberitahuan Sudah Disampaikan Ke Dinas

Kota Tasikmalaya, Tasikzone.com – Diketahui, SMPN 11 Kota Tasikmalaya sudah melaksanakan Study Tour ke Yogyakarta. Keberangkatan itu didasari atas rapat yang sudah diselenggarakan oleh pihak sekolah bersama orang tua atau wali murid.

Seperti disampaikan H. Iing Sutisna Permana, S.Pd., M.Pd kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya, senin (27/11/2023)

Menurutnya, Bulan Agustus rapat, kepada orang tua dengan dasar para murid menanyakan kepada orangtua apakah tahun ini ada kegiatan Studi tour.

“Informasi yang disampaikan kepada wali kelas, saya sampaikan kembali ke komite sekolah dan ditindaklanjuti kepada orang tua murid,” kata H Iing.

Lanjutnya, ketika rapat disampaikan kepada orang tua apakah tahun ini akan ada kegiatan Studi tour mereka (orang tua) menjawab mau sampai di voting mayoritas yang hadir menginingkan Studi tour, dengan menanggung semua kebutuhan anak diganggu oleh orang tua.

“Maka saya sampaikan kepada orang tua apabila ikut nanti silahkan dikelola oleh Komite Sekolah kemudian yang ditanyakan apakah diizinkan oleh dinas dan saya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada dinas,” tuturnya

BACA JUGA   Kepala dan Kasubag UPTD Tanjungjaya Tandatangani Program PKBM Yang Diduga Bermasalah

“Waktu kepala dinas bu Hj Eli emang ada himbauan namun tetap berangkat, oleh sebab itu dasarnya kami berangkat atas rapat dengan orang tua,” tambahnya

Serta ada Himbauan gubernur jabar juga harus mengambil lokasi di provinsi jabar, intinya PAD Jabar dengan adanya kegiatan Studi tour akan meningkat

“Saya sampaikan juga dalam rapat untuk di daerah Jawa Barat namun orang tua tidak mau, tidak faham mengapa anak anak dan orang tua maunya kesana,” ucapnya.

Diakuinya Study tour Ini bukan program wajib dan ini dismapaikan juga kepada orang tua, yang siap silahkan dan tidak siap jangan dipaksakan.

“Anak anak banyak yang tidak ikut, jika dikalkulasi 75% anak anak yang ikut. Orang tua tidak mampu tidak diwajibkan, ini yang siap membiayai saja,” pungkasnya

Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Jalaluddin saat diwawancara Tasikzone.com melalui pesan whatsapp sampai berita ini direalis tidak menjawab pertanyaan wartawan (Rian)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *