Home / Kiprah Pemerintah / Tasikmalaya Jadi Bagian Gelombang Pertama Operasional Koperasi Merah Putih
IMG_20260516_130510

Tasikmalaya Jadi Bagian Gelombang Pertama Operasional Koperasi Merah Putih

Tasikzone.com – Pemerintah terus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa melalui peluncuran operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak di seluruh Indonesia.

Di Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan peluncuran diikuti melalui video conference yang digelar di Gerai Koperasi Desa Merah Putih Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja. Sabtu (16/05/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat. Sementara peresmian nasional dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto.

Program strategis nasional itu merupakan hasil koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mempercepat penguatan koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

Berdasarkan data pemerintah pusat, sebanyak 7.200 unit bangunan koperasi telah selesai dibangun 100 persen di berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.000 unit ditetapkan sebagai angkatan pertama atau wave 1 yang mulai beroperasi secara serentak, termasuk KDKMP Desa Mangunreja.

Sementara itu, sekitar 25 ribu unit lainnya masih dalam tahap pembangunan. Pemerintah menargetkan total 30 ribu koperasi desa dan kelurahan selesai dibangun pada Agustus 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, M. Invan Ibrahim, mengatakan fasilitas koperasi yang dibangun telah disiapkan untuk dapat langsung beroperasi dan melayani masyarakat.

“Fasilitasnya sangat siap, mulai dari gedung utama, gudang penyimpanan barang, gerai usaha hingga perlengkapan operasional. Koperasi ini bisa langsung bertransaksi melayani warga sejak hari pertama,” ujarnya.

Menurutnya, gedung koperasi juga dirancang multifungsi sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.

BACA JUGA   Rakor GTRA Kabupaten Tasikmalaya 2023, Momentum Perkuat Sinergitas Lintas Sektor Agraria

“Gedung ini nantinya bisa digunakan untuk kegiatan warga maupun disewakan untuk resepsi pernikahan. Ini dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi koperasi desa,” katanya.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menyebut pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan lahan untuk pembangunan KDKMP di sejumlah wilayah.

“Kami sudah menyiapkan dukungan untuk 17 titik lahan KDMP dan 10 titik di antaranya saat ini sedang dalam proses pembangunan,” jelasnya.

Ia menilai program KDKMP dan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya saat ini mencapai 5,3 persen.

“Pada dasarnya koperasi ini milik masyarakat dan anggota, bukan milik pemerintah. KDKMP diharapkan menjadi solusi dalam mempermudah distribusi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi desa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyinggung sejarah penting gerakan koperasi di Tasikmalaya. Ia menyebut Kongres Koperasi Indonesia pertama digelar di Tasikmalaya pada 12 Juli 1947 yang kemudian melahirkan Hari Koperasi Indonesia serta organisasi koperasi nasional Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI).

Pemerintah daerah, lanjutnya, saat ini tengah memberi perhatian terhadap keberadaan Tugu Koperasi di Kota Tasikmalaya yang menjadi penanda lokasi Kongres Koperasi Indonesia pertama. Bahkan, terdapat rencana penguatan status situs tersebut menjadi cagar budaya nasional. (**)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *