Tasikzone.com – Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, H. Amir Mahpud, menegaskan pentingnya menjaga kualitas pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat maupun negara.
Hal tersebut disampaikan H. Amir Mahpud saat memberikan sambutan dalam kegiatan Silaturahmi dan Kegiatan Ramadan bersama jajaran pengurus Partai Gerindra, Minggu (15/3/2026), di Aula Hotel Mandalawangi.
Dalam kesempatan tersebut, Amir Mahpud juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus partai yang hadir, baik dari DPC Gerindra Kabupaten Tasikmalaya maupun DPC Gerindra Kota Tasikmalaya beserta jajaran pengurusnya.
“Terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah hadir, baik dari DPC Kabupaten Tasikmalaya maupun DPC Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi antarstruktur partai,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyinggung hasil survei internal partai yang menunjukkan optimisme terhadap kekuatan Partai Gerindra ke depan.
“Hasil survei partai menunjukkan jika kita mengikuti pemilu, kita memiliki peluang untuk menang. Namun di luar persoalan kepartaian, kita juga harus memperhatikan program-program yang sedang berjalan, salah satunya terkait pengelolaan dapur MBG di Jawa Barat,” katanya.
Menurut Amir Mahpud, pengelolaan dapur MBG harus dilakukan secara profesional dengan memperhatikan aturan yang berlaku serta kualitas komoditas yang disalurkan kepada masyarakat.
“Siapa pun yang mengelola dapur MBG harus memperhatikan aturan dan kualitas komoditasnya. Jangan sampai ada pengurangan takaran. Jika itu terjadi, selain melanggar hukum, juga merupakan perbuatan yang merugikan negara dan masyarakat,” tegasnya.
Ia bahkan mengingatkan bahwa tindakan mengurangi takaran dalam program tersebut dapat berimplikasi pada persoalan pidana serta menjadi bentuk ketidakadilan bagi masyarakat yang menerima manfaat program.
“Kalau berani mengurangi takaran dalam program MBG, itu bisa masuk ranah pidana. Selain itu juga menjadi dosa besar karena sama saja menzalimi banyak orang,” tambahnya.
Oleh karena itu, Amir Mahpud meminta seluruh pengurus partai di tingkat daerah untuk ikut mengawasi dan memastikan pengelolaan dapur MBG berjalan dengan baik dan bertanggung jawab.
“Kami akan melakukan evaluasi agar kader-kader Gerindra yang memegang tanggung jawab dalam program ini benar-benar menjalankan amanah dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi Ramadan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi organisasi mulai dari tingkat DPD hingga ranting.
“Kegiatan ini penting untuk menjaga komunikasi dan soliditas dari DPD hingga ranting. Kita harus terus menjaga loyalitas kepada partai dan kepada Presiden Prabowo,” katanya.
Menjelang tahun politik 2029, Amir Mahpud juga mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat kinerja organisasi agar keberlangsungan partai tetap stabil dan solid.
“Menjelang 2029 kita harus terus memperkuat kinerja bersama agar partai tetap sehat, solid, dan mampu menjalankan program-program untuk masyarakat,” pungkasnya. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia