Tasikzone.com – para pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 10 kecamatan serta pengurus ranting dari 69 kelurahan di Kota Tasikmalaya mengikuti kegiatan di Kantor DPC Partai Demokrat.
Selain menjadi momentum silaturahmi di bulan Ramadan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tasikmalaya, Anang, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut turut dihadiri tiga anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Partai Demokrat yang secara langsung berdialog dengan masyarakat.
“Selain kegiatan Ramadan yang penuh keberkahan ini, kami juga sekaligus menyerap aspirasi masyarakat bersama tiga anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Partai Demokrat,” ujarnya. Senin (09/03/2025)
Dalam kesempatan itu, DPC Partai Demokrat Kota Tasikmalaya juga menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar kantor DPC.
“Pada bulan suci Ramadan ini kami membagikan takjil kepada masyarakat sekitar serta para pengendara yang melintas di depan kantor DPC. Kurang lebih ada sekitar 500 porsi takjil yang dibagikan,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat kebersamaan di antara para pengurus PAC maupun ranting, sekaligus memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat bawah.
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi semangat bagi para pengurus PAC dan ranting untuk terus membesarkan Partai Demokrat ke depan,” katanya.
Anang juga menyampaikan bahwa DPC Partai Demokrat Kota Tasikmalaya menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD pada Pemilu 2029 mendatang.
“Insyaallah pada Pemilu 2029 kami menargetkan minimal lima kursi di DPRD Kota Tasikmalaya. Mudah-mudahan bisa lebih, tetapi minimal lima kursi harus tercapai,” tegasnya.
Sementara itu, dari hasil dialog dan penyerapan aspirasi masyarakat, sejumlah persoalan juga mencuat, di antaranya terkait aktivitas galian C di wilayah Bungursari, persoalan banjir, hingga kondisi rumah tidak layak huni yang masih ditempati oleh warga lanjut usia.
Menurut Anang, berbagai persoalan tersebut menjadi catatan penting yang harus menjadi perhatian pemerintah.
“Ini menjadi beban pemerintah yang harus segera ditangani. Permasalahan seperti banjir maupun rumah tidak layak huni yang ditempati oleh para lansia harus segera mendapatkan bantuan dan penanganan,” pungkasnya. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia