Tasikzone.com — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) se-Kota Tasikmalaya resmi dilantik dalam sebuah rangkaian kegiatan yang juga diisi dengan pelantikan pimpinan ranting, halal bihalal, serta peringatan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-76.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 PAC dari seluruh kecamatan di Kota Tasikmalaya dilantik, bersamaan dengan 62 pimpinan ranting. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus mempererat silaturahmi antar kader setelah momen Idulfitri.
Panitia kegiatan Suci Noorbayani menyampaikan harapan agar seluruh PAC yang telah dilantik mampu memperkuat soliditas dan kekompakan organisasi. Hal ini dinilai penting mengingat tantangan yang dihadapi perempuan saat ini, khususnya di usia produktif, semakin kompleks.
“Perempuan hari ini dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk pengaruh konsumsi media sosial yang tidak selalu positif. Jika tidak dibentengi, hal tersebut bisa berdampak pada tekanan sosial maupun psikologis,” ujarnya. Usai acara sabtu (25/04/2026)
lanjutnya, melalui peran aktif di Fatayat NU, para kader diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih kreatif, mandiri, serta memiliki jejaring sosial yang luas. Interaksi dengan sesama kader, baik di tingkat lokal maupun luar daerah, juga dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kapasitas diri perempuan.
Pada peringatan Harlah ke-76 ini, Fatayat NU diharapkan semakin memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi masyarakat Kota Tasikmalaya, tetapi juga bagi bangsa Indonesia secara umum.
Selain itu, Fatayat NU menegaskan komitmennya untuk turut mendukung pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Organisasi ini siap menjadi garda terdepan dalam menjawab berbagai persoalan yang masih dihadapi perempuan di Kota Tasikmalaya.
Dengan mengusung slogan “Berilmu, Berkarya, dan Beramal Saleh”, Fatayat NU terus mendorong kemandirian perempuan, termasuk dalam aspek ekonomi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar bazar dalam setiap kegiatan organisasi.
Melalui bazar tersebut, para kader diberi ruang untuk mengekspresikan potensi usaha yang dimiliki, sekaligus membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perempuan untuk lebih mandiri secara finansial tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pihak lain,” tuturnya
Dengan semangat kebersamaan dan kemandirian, Fatayat NU Kota Tasikmalaya optimistis dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.***
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia