Home / Sosial & Budaya / Adanya Forum Silaturahmi Sunda Sadunya Sebagai Perekat Keutuhan NKRI
IMG-20200221-WA0063

Adanya Forum Silaturahmi Sunda Sadunya Sebagai Perekat Keutuhan NKRI

Kabupaten Tasikmalaya, tasikzone.com – khawatir dengan beragam kerajaan Baru muncul di Indonesia yang ingin memecah belah NKRI, para tokoh Sunda maupun budayawan serta masyarakat dari berbagai Daerah di Jawa Barat, menggelar Deklarasi Forum Silaturahmi Sunda Sadunya, du Taman Wisata Batu Mahpar Kecamatan Leuwisari. Kamis (20/02/2020).

Irjen Pol (Purn )Dr.H.Anton Charliyan, MPKN selaku penggagas menyampaikan selain sebagai ajang silaturahmi orang Sunda dari berbagai daerah hingga yang ada dari luar negeri, acara ini pun sebagai salah satu upaya untuk menjaga  warisan budaya leluhur.

“Silaturahim ini diawali dengan sebuah renungan bahwa sekarang banyak sekali yang ingin memecah belah budaya, khususnya kesundaan dan kejawaan. Hari ini kita sedang menghadapi yang disebut untuk menghancurkan bangsa, hancurkanlah budayanya. Untuk menghancurkan bangsa, kaburkanlah sejarahnya.”Ucap Anton Charliyan.

Abah Anton Sapaan Akrabnya ini menjelaskan latar belakang terbentuknya Forum Silaturahmi Sunda Sadunya (FS3) yang dipimpinnya, antara lain karena belakangan ini muncul sekelompok orang yang mengklaim dirinya raja.

Baru baru ini di Tatar Sunda seperti  munculnya Sunda Empire dan King of The King, Fenomena tersebut sekaligus sebagai tantangan lanjutan dari upaya memecah belah bangsa dengan “senjata” agama.

“Bagi saya, apapun bentuknya, gerakan pemecah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mesti ditangkal”tegas Abah Anton.

Sementara Sekda Kabupaten Tasikmalaya Dr H.Mohammad Zen,M.Pd mewakili Bupati H Ade Sugianto,S.IP mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengapresiasi acara pengukuhan dan deklarasi Forum Silaturahmi Sunda Sadunya, Launching Geopark Nasional Galunggung, Museum Galunggung dan Perpustakaan Islam Malik Al Hindi

Pemkab Tasikmalaya berharap, semoga pengukuhan dan deklarasi Forum Silaturahmi Sunda Sadunya ini, dapat menyatukan kita dalam membangun dan mempererat rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, ikatan silaturahmi antar sesama komunitas masyarakat Sunda tanpa membedakan status kedudukan, golongan, agama, politik maupun ras.

Acara deklarasi ini bertepatan dengan launching Geopark Nasional Indonesia serta peresmian Museum Galunggung dan Perpustakaan Islam Malik Al Hindi,serta Museum Bumi Awi Maharani.(rian)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *