Home / Opini / Visi Seorang Muslim
images

Visi Seorang Muslim

Oleh: Rifyal Luthfi MR

Dalam mengarungi kehidupan di dunia ini, manusia sudah seharusnya memiliki visi yang khas, terukur, nyata, dan dapat diwujudkan (Smart, Specific, Measurable, Realistic, Tangible). Dengan visi ini, maka segala pikir, ucap, dan perbuatan adalah merupakan turunan dari visinya.

Jika seseorang mendasarkan pada wawasan dunia saja, maka visinya hanya sebatas pada hal-hal yang bisa diraih dan diukur sesuai dengan kriteria dunia saja yang cenderung pada hal-hal yang bersifat materi. Sebalinya, jika seseorang hanya mendasarkan pada kebutuhan akhirat saja, maka lazimnya hanya berusaha pada sisi ubudiyah saja yang cenderung mengabaikan sarana kebaikan di dunia.

Untuk itu, mari kita coba perhatikan firman Allah SWT: ”Dan di antara mereka ada orang yang berdo’a: “Ya Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. Al-Baqarah Ayat : 201)

Ayat tersebut di atas adalah merupakan visi semua pribadi seorang muslim yang Allah SWT tetapkan. Untuk itu, sudah seharusnya lah setiap muslim menfokuskan diri meraihnya, agar mampu menjadi pribadi yang mendapatkan kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta terpelihara dari siksa neraka.

Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, seorang muslim harus mampu mengemban misi sebagai khalifah di muka bumi ini. Sebagaimana firman Allah SWT: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu ?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” (QS. Al Baqarah Ayat : 30)
Dalam rangka mengemban misi sebagai khalifah, seorang muslim harus mengambil langkah-langkah riil sebagaimana firnan Allah SWT: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung” (QS. Al-‘Imran Ayat : 104)

BACA JUGA   Postur Tubuh Setan

Dengan demikian setiap pribadi muslim mempunyai tanggungjawab mengemban misi menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar.

Setiap pribadi muslim adalah orang yang mempunyai tujuan, dan tujuan itu tidak hanya ditujukan pada yang bersifat duniawi saja namun juga bersifat ukhrowi. Kalaupun ada tujuan yang bersifat duniawi, namun sifatnya hanya tujuan sementara, bukan tujuan akhir. Sebagaimana Allah SWT telah menegaskan bahwa tujuan dari manusia hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam, yakni : “Katakanlah: “Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam (QS. Al-An’am Ayat : 162)

Hasbunallah Wani’mal Wakil

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!