Home / Peristiwa / Terkait Adanya Dugaan Pungli Diwilayah Kecamatan Cigalontang, Ini Tanggapan Camat
IMG-20240209-WA0002

Terkait Adanya Dugaan Pungli Diwilayah Kecamatan Cigalontang, Ini Tanggapan Camat

Kabupaten Tasikmalaya, tasikzone.com – Terkait dugaan Pungutan Liar (Pungli) diwilayah Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (6/2) lalu kini Camat Cigalontang menanggapi atas adanya dugaan tersebut.

Camat Cigalontang Dedi Herniwan mengatakan, bahwasanya Ia telah melakukan himbauan jauh-jauh hari untuk tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun.

“saya sebagai Camat Cigalontang saya sudah melakukan himbauan di grup (Whatsapp) kepala desa terkait penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) CPP tidak dibenarkan dalam melakukan pungutan dalam bentuk apapun,” Kata Dedi saat dikonfirmasi dikantornya, Rabu (07/02/2024).

Kemudian Dedi juga menjelaskan bahwa terkait dugaan pungli tersebut bahwasanya untuk biaya transportasi untuk mengantarkan beras kepada KPM yang jauh dari Kantor Desa dan Ia juga mendapatkan informasi bahwa desa tidak pernah mengeluarkan kebijakan seperti itu.

“Terkait ada beberapa desa yang diduga ada pungutan setelah diklarifikasi itu yang pertama Desa Nangtang yaitu karena untuk mempermudah mendekatkan warga nya sehingga disalurkan per wilayah itu dikenakan biaya transportasi. Cuma pengakuan dari desa itu tidak semua bayar,” Kata Dedi

“Kemudian yang Desa Pusparaja juga ketika dikonfirmasi ke pihak Pemerintah Desa, Kepala Desa tidak mengeluarkan kebijakan seperti itu,” Lanjutnya

BACA JUGA   Peringati Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia, Di RW Ini Digelar Upacara Bendera

Kemudian terkait dari Desa Lengkongjaya, lanjut Dedi, itu tidak pernah membebani masyarakat atau memungut, adapun itu ke ikhlasan masyarakat ngasih Rp. 2 ribu dan mungkin itu sebagai ucapan terima kasih.

“Tapi intinya saya juga tidak membenarkan hal seperti itu. Karena kami sudah jauh-jauh hari menghimbau kepada Pemerintah Desa untuk dalam program CPP ini tidak dibenarkan untuk melakukan pungutan dalam bentuk apapun,” Tambah Dedi

Menurut Dedi, untuk kedepannya mungkin bisa dibebankan pada APBDes untuk meringankan beban ketika penyaluran kepada masyarakat jauh dari lokasi penyaluran.

“Untuk kedepan nya mungkin bisa, kalau pun untuk meringankan beban ketika penyaluran nya lebih dekat ke wilayahan ya bisa saja. Ya mungkin nanti kami mengarahkan seperti itu,” Ujar Dedi

Ia juga telah menugaskan para staf kecamatan untuk melakukan monitoring terhadap penyaluran Beras Bansos diwilayah Kec. Cigalontang.

“Teman-teman tim monitoring bahwa di desa ketika menyalurkanya tidak terjadi pemungutan. Dan kami juga jelas ketika kami memonitor ke beberapa desa kami sampaikan kepada masyarakat bahkan menanyakan apakah (penyaluran bansos) ini ada pungutan ? Masyarakat bilang nya juga tidak,” Pungkas Dedi (deden)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *