Home / Peristiwa / RSUD Dr Soekardjo Banjir, Pemkot Tasikmalaya Jangan Tinggal Diam
IMG_20240130_095711

RSUD Dr Soekardjo Banjir, Pemkot Tasikmalaya Jangan Tinggal Diam

Kota Tasikmalaya, tasikzone.com – Hari hari ini Kota Tasikmalaya tengah di guyur hujan, kondisi cuaca di musim penghujan ini tak jarang bencana banjir menjadi langganan di beberapa titik kawasan pemukiman warga di kota Tasikmalaya.

Selain itu akibat banjir beberapa ruas jalan tergenang oleh air sehingga sulit untuk melintasi ya terutama kendaraan roda dua. Tentu masalah banjir ini tidak boleh biarkan begitu saja pemerintah harus fokus menangani masalah ini.

Salah satunya RSUD Dr. Soekardjo yang selalu menjadi langganan banjir ketika musim hujan datang.

“Ini ironi, yang seharus nya rumah sakit ini menjadi tempat yang steril juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pasien yang sedang di rawat. Karena adanya banjir otomatis pelayanan kepada pasien pun terganggu,” kata Heru Muhtar
Wakil ketua 2 PC PMII Kota Tasikmalaya

Karena, penyebab masalah Banjir tersebut bermula dari meluapnya sungai Cimulu yang tidak mampu menampung akibat tingginya volume air.

“Akibatnya dari luapan tersebut sehingga air membanjiri RSUD Dr. Soekadjo. Diantaranya kurangnya resapan air sehingga tidak mampu menyerap volume air yang begitu deras,”bebernya

BACA JUGA   Gerakan Satria Bersarung Kembali Lakukan Protes Atas Kebijakan Pemkot Tasik Dalam Penanganan Covid-19

Di tambah lagi terjadi sedimentasi yang sudah tinggi di permukaan sungai ini seakan pembiaran tidak ada tindakan dari PSDA melakukan pengerukan di sungai cimulu sehingga volume air ini tidak mampu menampung lagi curah air hujan yang tinggi.

“sehingga masuk ke rumah sakit dr. Soekardjo. Di tambah lagi dengan banyaknya sampah yang menumpuk sehingga masuk kedalam drainase saluran air dan mengakibatkan air tidak mengalir secara optimal,” ucapnya

“Ini menjadi tanggung jawab pemerintah, pemerintah jangan tinggal diam dong, DPRD harus ikut serta dalam melakukan controling supaya pemerintah cepat dan tepat dalam menggunakan anggaran pemeliharaan yang bersumber dari APBD supaya tidak terjadi penyelewengan penggunaan anggaran,”tegas Heru.

Maka dari itu dirinya meminta kepada DPRD Kota Tasikmalaya untuk memanggil pihak PSDA Provinsi Jawa Barat, UPTD PSDA Citanduy, Direktur RSUD Dr. Soekardjo, Dinas PUTR, BPBD dan Dinas LH untuk berkolaborasi merancang master plan dan segera mengambil tindakan solutif dalam mengatasi masalah banjir. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *