Tasikzone.com – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang tokoh agama di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial, Rabu (15/4/2026).
Peristiwa tersebut bahkan turut mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Korban diketahui bernama Abdul Yani. Usai kejadian, ia sempat dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisinya kini dilaporkan berangsur membaik.
Pelaksana Tugas Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusup Suryana, menjelaskan bahwa insiden terjadi di Desa Cayur. Saat itu, korban melintas di lokasi yang baru saja digunakan sejumlah orang dari sebuah serikat untuk kegiatan halal bihalal.
“Korban melintas di area tersebut, kemudian terjadi insiden yang akhirnya viral. Namun situasi dapat segera dikendalikan,” ujarnya, Minggu (19/4/2025).
Menanggapi kejadian itu, aparat kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan situasi di lokasi sekaligus melakukan upaya penanganan terhadap terduga pelaku. Polisi menyebut, terduga pelaku memiliki keterkaitan dengan salah satu serikat.
Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Markas Polres Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dengan didampingi kuasa hukum.
Ipda Agus menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami menangani kasus ini secara profesional dan sesuai aturan. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terprovokasi,” katanya.
Lebih lanjut, proses pengamanan terhadap terduga pelaku dilakukan melalui pendekatan persuasif oleh tim gabungan kepolisian. Setelah dilakukan komunikasi dan koordinasi, yang bersangkutan akhirnya datang secara kooperatif ke Polres Tasikmalaya.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik dugaan penganiayaan tersebut. Kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan secara transparan dan akuntabel.
“Motif masih kami dalami. Kami minta semua pihak bersabar dan mempercayakan penanganannya kepada kepolisian,” pungkasnya. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia