Home / Ragam / Desa Sukakerta Tolak Beras Tidak Layak Konsumsi
IMG_20240518_071524

Desa Sukakerta Tolak Beras Tidak Layak Konsumsi

Kabupaten Tasikmalaya, tasikzone.com – Bantuan pangan berupa beras di bulan mei 2024 kembali menemukan beras yang di duga kurang layak konsumsi hal ini di buktikan dengan di tolaknya beras bantuan tersebut di desa sukakerta kecamatan jatiwaras kabupaten tasikmalaya.

Seperti disampaikan Alfie Akhmad sa’dan hariri SE,.SH,.MH. ketua divisi hukum DPC APDESI Kabupaten Tasikmalaya, kepada tasikzone.com, Jumat (17/05/2024)

“beras yang disalurkan ke desa Sukakerta, pada hari selasa sore ditolak oleh kaur kesranya serta disaksikan oleh LPM, dan beberapa ketua RT, akhirnya Kepala Desa juga memutuskan untuk menolak bantuan beras tersebut,” kata Alfie

Sedangkan di desa Mandalahurip, Setiawangi, Jatiwaras langsung di salurkan, namun di desa kaputihan, papayan, neglasari dan kertarahayu belum dibagikan ke masyarakat.

“Atas kejadian penolakan tersebut seluruh kaur kesra 11 desa yang ada di kecamatan jatiwaras mendadak di undang hari rabu jam 08.30 di aula kecamatan jatiwaras, oleh amat Jatiwaras Hanhan,” ucapnya.

“dalam pertemuan itu Camat Jatiwaras menyampaikan mangga mau di terima atau tidak itu hak kepala desa jangan takut pun apabila beras bantuan tersebut akan di tolak, Hal senada dikatakan TKSK Maspupah, bahwa itu di kembalikan kepada desa masing masing kita tidak bisa maksa,”tutur Alfi

sementara itu Kasie Kesejahtraan Sosial (Kesos) mengatakan hal yang sama bahwa kalaupun beras tersebut ditolak ya tolak aja masa beras nanti di simpan di halaman kantor desa.

BACA JUGA   Ari Irham Sedot Pengunjung Counter 3Second di Plaza Asia

“Kalau di desa kami mandalamekar dan desa Ciwarak itu Alhamdulillah layak konsumsi, karena kita dari awal sudah berniat akan menjaga hak hak warga dan akan kami tolak beras yang tidak layak atau kurang layak konsumsi karena itu bukan pemberian,”tegas Alfie

“Itu kan negara beli, artinya ya harus bagus kasian masyarakat kalau dikasih beras yang kualitasnya kurang baik, saya mah jam 01.00 WIB hari kamis langsung kelapangan memeriksa beras yang akan di kirim ke Mandalamekar,” tambahnya

Kebetulan truk pengangkutnya pecah ban di depan kantor desa ciwarak,dan kami periksa langsung dari dalam truk yang pecah ban tersebut di saksikan kaur kesra Desa Ciwarak, setelah di pastikan bahwa beras tersebut layak alfie mempersilahkan agar truk tersebut melanjutkan perjalanan ke desa mandalamekar dan mengarahkan untuk tidur di rumah.

“Alhamdulilah kualitas beras untuk desa mandalamekar dan ciwarak, layak konsumsi, tidak seperti beras yang di Sukakerta dan Kertarahayu, kita juga heran beberapa kali pembagian beras bulog sebelumnya itu kualitasnya bisa di katakan sangat baik,”ucap Alfie

Akan tetapi bulan ini sangat jauh sekali rasionya, ke depan alfie berharap agar para pihak terkait lebih aktif memeriksa kelayakan bantuan pangan untuk masyarakat.

“jangan di biarkan masyarakat menolak sendiri karena tidak semua kepala desa apalagi masyarakat punya kemampuhan untuk mengadakan penolakan bantuan pangan tersebut,”pungkas Alfie. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *