Tasikzone.com — Persaingan menuju kursi Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya semakin menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XVI.
Salah satu kandidat yang resmi meramaikan bursa pencalonan adalah Burhanudin Muslim. Ia mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon di sekretariat panitia Musda DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya yang berlokasi di kompleks Islamic Center (IC), sekitar pukul 16.00 WIB.
Kehadiran Burhanudin dinilai menghadirkan dinamika baru dalam kontestasi pemilihan Ketua KNPI. Ia mengusung pendekatan berbasis gagasan, dengan menekankan pentingnya mengembalikan peran KNPI sebagai rumah besar perjuangan pemuda, bukan sekadar organisasi formal.
Dalam kesempatan tersebut, Burhanudin menegaskan bahwa KNPI harus mampu menjadi wadah yang responsif terhadap berbagai persoalan generasi muda, mulai dari aspek sosial, ekonomi, hingga pendidikan, serta mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pemuda memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan, kekuatan intelektual, sekaligus kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.
“KNPI harus kembali menjadi ruang perjuangan bersama. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir memberikan solusi, kritik konstruktif, dan gagasan nyata untuk kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti tingginya angka pengangguran, terbatasnya ruang kreativitas, serta belum optimalnya pelibatan pemuda dalam proses perumusan kebijakan publik.
Karena itu, ia menilai KNPI ke depan perlu berperan sebagai jembatan antara aspirasi pemuda dan kebijakan pemerintah daerah.
Burhanudin menambahkan, jika terpilih, ia akan memfokuskan kepemimpinannya pada optimalisasi pelayanan kepemudaan sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Daerah (Perda). Ia menekankan bahwa regulasi tersebut harus diimplementasikan dalam program yang berdampak langsung bagi pemuda.
“Yang utama adalah bagaimana pelayanan terhadap pemuda yang sudah diatur dalam perda bisa dimaksimalkan. KNPI tidak boleh hanya hadir dalam momentum organisasi, tetapi harus dirasakan manfaatnya oleh pemuda,” katanya.
Selain itu, ia turut menyoroti pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan serta optimalisasi fungsi gedung pemuda. Menurutnya, fasilitas tersebut harus menjadi pusat aktivitas strategis bagi pemuda, termasuk ruang kolaborasi, inovasi, diskusi, hingga pengembangan kewirausahaan.
“Gedung pemuda harus menjadi ruang bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan dan komunitas kreatif, sekaligus tempat lahirnya ide-ide besar pemuda Tasikmalaya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Burhanudin mengajak seluruh elemen pemuda untuk mengedepankan adu visi dan gagasan dalam Musda KNPI, bukan terjebak pada kepentingan pragmatis jangka pendek.
“Gagasan jauh lebih penting daripada pragmatisme. KNPI harus dibangun dengan ide, konsep, dan kerja nyata yang terukur,” ujarnya.
Sejumlah kalangan pemuda pun menyambut positif gagasan yang diusung Burhanudin. Mereka berharap Musda kali ini mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, serta adaptif terhadap tantangan zaman.
Dengan mengangkat isu pelayanan kepemudaan berbasis regulasi, penguatan peran pemuda, serta penuntasan gedung pemuda, Burhanudin Muslim dinilai menjadi salah satu kandidat yang patut diperhitungkan dalam perebutan kursi Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia