Home / Kab. Tasikmalaya / Kredit Tanpa Bunga Siap Jalan, Pemkab Tasikmalaya Fokus Pelaku Usaha Pemula
IMG_20260415_081635

Kredit Tanpa Bunga Siap Jalan, Pemkab Tasikmalaya Fokus Pelaku Usaha Pemula

Tasikzone.com — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tengah mematangkan peluncuran program pinjaman tanpa bunga yang ditujukan bagi sekitar 7.000 penerima, dengan prioritas utama pelaku usaha pemula di tingkat desa.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, menegaskan program ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian masyarakat dari sektor akar rumput, khususnya bagi warga yang baru merintis usaha.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah akan berperan dalam mempermudah akses pembiayaan melalui penyederhanaan administrasi dan pemenuhan persyaratan agar masyarakat dapat mengakses pinjaman dari perbankan.

“Sasaran utamanya pengusaha baru. Jangka waktu pinjaman juga fleksibel, tidak hanya satu tahun, bisa dua tahun atau lebih agar tidak memberatkan,” ujar Asep.

Lebih lanjut, ia menyebutkan sumber anggaran subsidi bunga berasal dari dana titipan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang secara regulasi bersifat fleksibel.

“Dana ini merupakan titipan dari BUMD, sehingga tidak harus kembali ke kas daerah sebagai subsidi. Karena itu, penggunaannya bisa lebih leluasa, bahkan hingga beberapa tahun,” katanya.

Program ini ditargetkan menjangkau 7.000 penerima dengan distribusi yang merata di seluruh desa. Asep menekankan pentingnya pemerataan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu.

“Penyalurannya harus merata ke setiap desa. Pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya terjadi di daerah tertentu saja,” tegasnya.

BACA JUGA   Cegah Covid 19, Kompak Warga RW 14 Tuguraja Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Ia juga menilai peluang usaha saat ini semakin terbuka luas seiring berkembangnya pemasaran digital. Dengan modal relatif kecil, sekitar Rp5 juta, masyarakat dinilai sudah mampu memulai usaha dengan potensi pasar yang lebih luas.

Menurutnya, produk yang memiliki kualitas baik—seperti makanan yang higienis, sehat, dan dikemas secara menarik—memiliki peluang besar untuk berkembang, terlebih didukung kemajuan layanan distribusi.

“Produk yang berkualitas dan dikemas dengan baik punya peluang besar, apalagi sekarang didukung jasa kurir yang semakin berkembang,” ujarnya.

Untuk mempercepat implementasi program, Asep meminta perangkat daerah terkait segera menyiapkan langkah teknis agar realisasi pinjaman subsidi bunga dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Endang Syahrudin, menyatakan pihaknya tengah melakukan pendataan dan persiapan terhadap calon penerima, khususnya pelaku UMKM.

Ia menambahkan, dinas akan memberikan pembinaan dan pendampingan hingga membantu pelaku usaha mengakses pembiayaan ke perbankan.

“Kami tidak hanya membina, tetapi juga mendampingi hingga pelaku usaha bisa memperoleh pinjaman dari bank,” kata Endang.

Program ini diharapkan menjadi stimulus lahirnya pelaku usaha baru sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi berbasis desa di Kabupaten Tasikmalaya. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *