Home / Ragam / Antusias Peserta Warnai Pelatihan Pembuatan Sushi dan Onigiri di LPK SO Embun
IMG_20260511_165315

Antusias Peserta Warnai Pelatihan Pembuatan Sushi dan Onigiri di LPK SO Embun

Tasikzone.com – Pelatihan Pembuatan Sushi dan Onigiri yang digelar LPK SO Embun pada Sabtu, 9 Mei 2026, berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari para peserta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengembangan keterampilan kuliner Jepang yang rutin diberikan kepada peserta didik, sekaligus memperkenalkan budaya Jepang melalui praktik memasak secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, peserta terlebih dahulu mendapatkan materi mengenai sejarah dan perkembangan sushi serta onigiri sebagai makanan khas Jepang yang telah dikenal luas di berbagai negara.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai bahan-bahan, teknik pengolahan nasi, pemilihan isian, hingga cara penyajian makanan agar terlihat menarik dan sesuai standar dasar kuliner Jepang.

Salah satu instruktur LPK SO Embun, Agus Suhendar, mengatakan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan makanan khas Jepang, tetapi juga melatih keterampilan, kreativitas, dan kedisiplinan peserta dalam proses pengolahan makanan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin peserta memahami bahwa membuat sushi dan onigiri membutuhkan ketelitian, kebersihan, serta kreativitas dalam penyajian. Selain belajar memasak, peserta juga dikenalkan pada budaya kerja dan budaya kuliner Jepang,” ujar Agus.

Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung yang dipandu oleh instruktur. Peserta diperlihatkan tahapan demi tahapan pembuatan sushi dan onigiri, mulai dari persiapan bahan, teknik menggulung sushi, hingga cara membentuk onigiri dengan rapi dan menarik.

BACA JUGA   Akibat Hujan Deras, Rumah Milik Wati Di Desa Cikadongdong Hancur Tertimpa Benteng

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan praktik bersama. Dalam sesi tersebut, setiap kelompok diberi kesempatan untuk berkreasi menentukan bentuk, isi, dan tampilan makanan yang dibuat sesuai ide masing-masing.

Menurut Agus, antusiasme peserta menjadi nilai positif dalam kegiatan tersebut karena menunjukkan minat yang tinggi terhadap keterampilan kuliner Jepang.

“Kami melihat peserta sangat aktif dan cepat memahami teknik dasar yang diberikan. Harapannya, keterampilan ini bisa menjadi bekal tambahan yang bermanfaat, baik untuk pengembangan diri maupun peluang kerja ke depan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman praktik secara langsung, tetapi juga belajar mengenai kerja sama tim, komunikasi, dan kreativitas dalam bidang pengolahan makanan khas Jepang. Pelatihan pun berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman belajar yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi seluruh peserta. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *