Home / Kota Tasikmalaya / Tanpa Rapat Panjang, Gubernur Jabar Putuskan Jalan SMAN 11 Segera Direalisasikan
IMG_20260504_193115

Tanpa Rapat Panjang, Gubernur Jabar Putuskan Jalan SMAN 11 Segera Direalisasikan

Tasikzone.com — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan langsung ke SMAN 11 Kota Tasikmalaya, Senin sore (04/05/2026). Dalam kunjungan tersebut, keputusan penting terkait akses jalan menuju sekolah langsung diambil tanpa melalui proses rapat panjang.

Usai mendengarkan paparan dari pihak sekolah, Gubernur memastikan bahwa akses jalan menuju SMAN 11 akan segera direalisasikan melalui pembebasan lahan dan pembangunan jalan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Gubernur.

“Atensi Pak Gubernur luar biasa. Beliau turun langsung dan memberikan solusi konkret untuk akses jalan SMAN 11. Nantinya akan dilakukan appraisal oleh pemerintah provinsi dan dilanjutkan dengan pembangunan, tentu dengan melalui tahapan administrasi yang harus ditempuh,” ujarnya.

Viman menegaskan, secara prinsip persoalan lahan sudah menemukan titik terang, meskipun proses realisasi tetap membutuhkan waktu.

“InsyaAllah tidak ada masalah. Solusi sudah ada, tinggal menunggu proses administrasi selesai,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 11 Kota Tasikmalaya, Dian Widiyastuti, S.Pd., M.Pd., mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah provinsi terhadap sekolah yang dipimpinnya.

BACA JUGA   Beragam Kegiatan Peringati HAB Ke 77 Diadakan Kemenag Kota Tasikmalaya

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bahagia. Bapak Gubernur telah memberikan solusi atas permasalahan yang kami hadapi, terutama menjelang PPDB. SMAN 11 ini masih sekolah rintisan, sehingga momentum penerimaan siswa baru sangat kami nantikan,” tuturnya.

Ia berharap kehadiran akses jalan yang memadai dapat meningkatkan manfaat sekolah bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bungursari dan Kota Tasikmalaya secara umum.

Di tempat yang sama, Ketua Komite Sekolah, Ir. Nanang Nurjamil, menambahkan bahwa proses pembebasan lahan akan dilakukan oleh pemerintah provinsi dengan melibatkan tim appraisal resmi.

“Kami akan mengikuti arahan Pak Gubernur. Penentuan harga lahan harus melalui tim appraisal resmi yang ditunjuk pemerintah. Setelah itu, hasilnya akan disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum dapat dipastikan besaran anggaran yang dibutuhkan, mengingat lahan yang akan dibebaskan merupakan milik perorangan. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *