Home / Kiprah Pemerintah / Dari Semrawut ke Rapi: Langkah Nyata Pemkot Tasikmalaya Tata Kabel Kota
IMG_20260429_184454

Dari Semrawut ke Rapi: Langkah Nyata Pemkot Tasikmalaya Tata Kabel Kota

Tasikzone.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi melakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi terkait penataan kabel utilitas yang selama ini terpasang di atas permukaan tanah. Rabu (29/04/2026)

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam upaya merapikan infrastruktur jaringan telekomunikasi demi menciptakan tata kota yang lebih tertib, aman, dan estetis.

Usai penandatanganan, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, langsung meninjau lokasi di Jalan Nagarawangi dengan bersepeda. Dalam kesempatan itu, ia juga melakukan aksi simbolis perapihan kabel telekomunikasi sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah.

Viman menegaskan bahwa penataan kabel ini merupakan kebutuhan mendesak, mengingat kondisi kabel yang semrawut tidak hanya mengganggu keindahan kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

“Kita ingin merapikan jaringan kabel yang ada di Kota Tasikmalaya. Selain terlihat kurang nyaman, kondisi kabel yang tidak tertata juga memiliki risiko bagi masyarakat,” ujar Viman.

Ia menambahkan, penataan ini sejalan dengan visi pembangunan kota yang mengedepankan kenyamanan dan pelayanan publik.

BACA JUGA   AKB Dan AKI Di Kabupaten Tasik masih tinggi, OKP Brigez Menilai Dinkes Hanya Lakukan Seremonial

“Ini bagian dari komitmen Tasik Melayani dan Tasik Nyaman. Ke depan, kabel-kabel ini tidak lagi dibiarkan menggantung, tetapi akan ditata dan secara bertahap dipindahkan ke bawah tanah,” jelasnya.

Menurut Viman, pemerintah kota sebenarnya telah memiliki infrastruktur pendukung berupa ducting atau jalur kabel bawah tanah yang sebelumnya dibangun, salah satunya di sepanjang kawasan RSUD dr. Soekardjo hingga HZ Mustofa dan Padayungan.

“Infrastruktur dasar sudah kita siapkan. Tinggal kita optimalkan pemanfaatannya dan dilakukan secara bertahap,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program ini merupakan wujud kolaborasi pentahelix antara pemerintah, swasta, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Keterbatasan fiskal membuat kita tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kolaborasi menjadi solusi yang tepat agar penataan ini bisa berjalan efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap wajah kota akan semakin tertata rapi, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan bagi masyarakat. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *