Tasikzone.com – Umar (78), warga Kampung Sukasenang, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Kawalu, tak mampu menyembunyikan senyum harunya. Di usianya yang kian renta dan kondisi tubuh yang melemah akibat sakit, hari itu menjadi sedikit berbeda.
Ia yang kini tinggal bersama anaknya, hanya bisa menyandarkan hidup dari bantuan keluarga dan kepedulian tetangga sekitar. Kaki yang dulu kuat mengayuh, kini tak lagi mampu diajak bekerja seperti dulu. Aktivitas sehari-hari pun semakin terbatas.
Namun siang itu, kehangatan hadir mengetuk pintu rumah sederhananya. Tim dari Yayasan Padi Nusantara Sejahtera datang membawa bantuan berupa beras dan sejumlah uang tunai. Seketika, raut lelah di wajah Umar berubah menjadi sumringah.
Dengan suara lirih, Umar mengucapkan terima kasih. Bantuan itu bukan sekadar materi, tetapi juga menjadi tanda bahwa ia tidak sendiri.
Pembina Yayasan Padi Nusantara Sejahtera, Iwan Restiawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
“Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang sedang dalam kondisi sulit tetap merasakan kepedulian. Apa yang kami berikan mungkin tidak besar, tetapi kami berharap bisa meringankan beban dan menghadirkan semangat,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus bergerak menjangkau masyarakat kecil, terutama lansia dan warga yang sakit serta tidak lagi memiliki penghasilan tetap.
Bagi Umar, bantuan itu menjadi secercah harapan di tengah keterbatasan. Di usia senja, ia mungkin tak lagi kuat berjuang seperti dulu, namun kepedulian dari sesama membuat langkahnya tetap terasa ringan. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia