Home / Ragam / Mantan Jurkam Viman, Ustadz Iri Samsuri Kunjungi Tenda Perjuangan, Kritik Sikap Wali Kota
IMG_20260307_220844

Mantan Jurkam Viman, Ustadz Iri Samsuri Kunjungi Tenda Perjuangan, Kritik Sikap Wali Kota

Tasikzone.com – Ustadz Iri Samsuri mengunjungi tenda perjuangan para aktivis yang masih bertahan melakukan aksi pada Sabtu malam (7/3/2026).

Dalam kunjungannya, mantan juru kampanye Viman Alfarizi Ramadhan pada Pemilu Legislatif 2019 itu menyampaikan kritik terhadap sikap Wali Kota Tasikmalaya yang dinilai belum merespons tuntutan para aktivis yang telah bermalam di tenda perjuangan selama hampir dua pekan.

Menurut Iri, sebagai pemimpin daerah, wali kota seharusnya menunjukkan sikap yang aspiratif dan akomodatif terhadap warganya.

“Sudah hampir dua pekan rakyat bermalam di tenda. Seharusnya wali kota hadir sebagai pemimpin yang aspiratif dan akomodatif, datang menemui para aktivis, karena mereka juga bagian dari rakyatnya,” ujar Iri kepada wartawan Tasikmalaya

Ia juga menyinggung adanya rekomendasi dari DPRD terkait permasalahan pembangunan Lapang Padel For You Padel yang menurutnya sudah diterbitkan, sehingga pemerintah daerah seharusnya segera menindaklanjuti.

“Apalagi publik mengetahui bahwa rekomendasi DPRD sudah keluar. Kalau memang itu benar, seharusnya tinggal dilaksanakan. Tidak perlu berlarut-larut,” katanya.

Iri menilai sikap pemerintah yang terkesan dingin terhadap aspirasi tersebut berpotensi memicu kekecewaan yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Kalau terus bersikap seperti ini, masyarakat bisa menilai pemimpin daerah tidak memiliki kepekaan terhadap rakyatnya. Saya khawatir ini bisa menjadi bom waktu karena kekecewaan publik bisa terakumulasi menjadi gerakan yang lebih besar,” ujarnya.

BACA JUGA   Presiden Anugerahkan Pangkat Jenderal Kehormatan kepada Bibit Waluyo

Diketahui, kedekatan Ustadz Iri Samsuri dengan keluarga besar Mayasari Plaza juga pernah terlihat saat Azis Rismaya Mahpud menjadi salah satu kandidat pada momentum Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 lalu.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, mengaku pihaknya telah mengetahui keberadaan tenda serta sejumlah spanduk bernada satir yang dipasang di lokasi tersebut.

Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk ekspresi dari masyarakat agar aspirasi yang disampaikan oleh komunitas yang peduli terhadap isu lingkungan dapat segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah, khususnya Wali Kota Tasikmalaya.

Hal itu disampaikan Diky Candra kepada wartawan usai menghadiri kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) sektoral di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya, Kamis (5/3/2026).

“Saya sudah menyampaikan persoalan ini kepada Pak Wali, termasuk terkait permasalahan PBG lapangan padel. Saat ini hal tersebut sedang dibahas terlebih dahulu melalui rapat,” ujar Diky.

Ia juga menyatakan siap melakukan komunikasi dengan para aktivis apabila mendapat arahan langsung dari Wali Kota Tasikmalaya. Menurutnya, langkah tersebut penting agar tidak melampaui kewenangan yang dimilikinya.

“Kalau diperintahkan oleh beliau (Pak Wali), saya siap untuk berkomunikasi dengan para aktivis. Saya tidak ingin melampaui kewenangan dan nanti dianggap offside,” tegasnya. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *