Home / Politik & Hukum / M.Husein Fadlulloh Tekankan Pemahaman Digitalisasi Wajib Bagi Pelaku UMKM
IMG-20220829-WA0005

M.Husein Fadlulloh Tekankan Pemahaman Digitalisasi Wajib Bagi Pelaku UMKM

Kota Tasikmalaya, tasikzone.com- Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra M.Husein Fadlulloh dengan Kementerian Koperasi dan UMKM Deputi Bidang Kewirausahaan, serta Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tasikmalaya mengadakan Pemasyarakatan Wirausaha Inkubasi bagi UMKM yang diselenggarakan di salah aatu hotel berada di bilangan Jl. HZ Mustofa, senin (29/8/2022).

M.Husein Fadlulloh menyampaikan Dengan adanya acara seperti ini pula, dirinya diberikan kesempatan untuk dapat
berinteraksi dan mengenal lebih banyak lagi teman-teman pejuang ekonomi bangsa
Indonesia dan bersama-sama berjuang untuk lingkungan usaha yang lebih baik lagi kedepannya.

Melalui acara ini, bisa dipertemukan pada satu wadah yang tepat, dimana masing-masing bisa menjalankan peran untuk kemajuan UMKM.

“Khusus bagi saya, acara seperti ini menjadi bahan aspirasi untuk nantinya saya bawa dan perjuangkan ke Senayan, dengan harapan nantinya lahir banyak program yang dapat membantu UMKM tumbuh dan berkembang lebih baik lagi di masa yang akan datang” Kata M.Husein.

Data dari Kementerian Koperasi dan UKM, menyebutkan bahwa UMKM adalah
pilar terpenting perekonomian Indonesia. Jumlah UMKM di Indonesia di tahun 2020 lalu mencapai 64,19 dengan kontribusi terhadap PDB mencapai 61,97% atau senilai 8.573,89 triliun rupiah.

Dari data yang disampaikan juga menyebut Usaha Mikro dan Kecil menjadi sektor usaha terbanyak yang mencapai 64,13 juta atau sekitar 99,92% dari keseluruhan sektor usaha. Keberadaan UMKM pula berhasil menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar yaitu 97% dari daya serap dunia usaha pada tahun 2020. Dari sisi perbankan UMKM pun berkontribusi besar menjadi penggerak perekonomian karena UMKM menyerap kredit terbesar pada tahun 2018 sebesar kurang lebih Rp. 1 triliun.

BACA JUGA   Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Adakan Konsolidasi Pengawas Tahapan Pemilu 2024

“Di tengah besarnya potensi ekonomi dari teman-teman UMKM kita, tentunya
terdapat beberapa tantangan yang wajib kita lewati bersama tidak hanya teman-teman UMKM tentunya yang berupaya untuk mengembangkan diri, melainkan pihak lainnya tentunya wajib menumbuhkan lingkungan usaha yang positif melalui peran masing- masing” ujarnya.

Berdasarkan data yang kita punya, saat ini permodalan, keilmuan pemasaran dan standardisasi produk, penguasaan dan pemanfaatan media digital menjadi tantangan besar bagi UMKM dalam meningkatkan potensi agar dapat bersaing dan memasuki pasar seluas mungkin.

“Khususnya kemampuan digital, faktor ini akan menjadi sangat menentukan seperti yang sudah kita rasakan saat pandemi dimana pembatasan kontak fisik membuat aktivitas pemasaran offline menjadi terhambat” jelas M.Husein.

Sehingga, pemahaman digital adalah wajib bagi UMKM untuk dapat tumbuh dan menjadi besar, tidak bisa ditawar lagi.

Maka dari itu, Komisi VI DPR RI terus mengawal dan mendorong setiap mitra kami di Komisi VI khususnya, agar lebih banyak lagi program yang mendukung pengembangan kapasitas UMKM.

Serta kedepan bisa mewujudkan UMKM Indonesia yang kuat, memiliki standardisasi yang baik, memiliki kapasitas tinggi di era digital, serta mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi setiap perhelatan event bertaraf nasional maupun internasional.(rls/ibye)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *