Home / Peristiwa / Ada Aplikasi Prostitusi Online, Pemkot Tasik Diminta Bereaksi
IMG-20220120-WA0057

Ada Aplikasi Prostitusi Online, Pemkot Tasik Diminta Bereaksi

Kota Tasikmalaya, tasikzone.com-Pemerintah Kota Tasikmalaya telah menutup 3 Hotel yang dianggap sering dijadikan tempat prostitusi online, Dan Pesta Miras.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Kecamatan Cihideung, mengapresiasi ketegasan Pemkot Tasik atas ditutupnya Hotel Tersebut.

Namun, dirinya meminta bukan hanya ketiga hotel yang berada di Mangkubumi saja yang ditutup, akan tetapi di Wilayah Kecamatan Cihideung juga harus ikut Di pantau, karena Kecamatan ini disinyalir banyak tempat (hotel) paling gampang diakses karena berasa di pusat kota.

“Saya menerima banyak aduan dari kalangan masyarakat beberapa hotel bukan hanya yang di sebut ketiga tadi tapi ada beberapa hotel lain yang di jadikan wahana tempat prostitusi, di Wilayah Kecamatan Cihideung” Kata Acep Pikron Hasan ketua KNPI kecamatan Cihideung, Kamis Malam (20/01/2022).

BACA JUGA   Akan Beli Bibit Ikan, Dua Warga Di Sukarame Tewas Tertimpa Saung Roboh

Selain itu, Aktifis PMII ini melihat prostitusi online, harus kita garis bawahi kata dari online, berarti wujud dari hal tersebut berupa aplikasi.

“saya berharap bukan hanya tempatnya aja yang di amankan tapi pihak Pemerintah melalui Dinas kominfo pun harus bisa menyaring aplikasi mana saja yang menjadi wahana alat transaksi prostitusi online tersebut” Tegasnya

Meski Dinas Kominfo didaerah tidak ada Kewenangan dalam menutup Aplikasi yang diduga dijadikan alat Prostitusi Online, setidaknya bisa memberikan Rekomendasi kepada Kementeian Kominfo agar Aplikasi yang sering digunakan bisa ditutup secara Permanen.

PhotoGrid_1642694022030

“Karena prostitusi online menjadi penyakit masyarakat sangat berbahaya, Apalagi kota tasik di samping punya titel kota santri juga ada perda tatanilai yang harus kita Jaga bersama” Tandas Fikron.(rian)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *