Home / Politik & Hukum / Silaturahmi dengan Ulama, Hilman Didorong Bangkitkan Kembali PPP di Kota Tasikmalaya
IMG_20260508_152022

Silaturahmi dengan Ulama, Hilman Didorong Bangkitkan Kembali PPP di Kota Tasikmalaya

Tasikzone.com – Para ulama, kiai, dan kalangan pondok pesantren mulai menyuarakan harapan agar Partai Persatuan Pembangunan kembali menjadi rumah besar umat Islam dan kembali pada nilai perjuangan para ulama menjelang menghadapi Pemilu 2029.

Harapan tersebut mengemuka seiring munculnya nama Hilman yang disebut-sebut mendapat dukungan dari sejumlah tokoh agama di Kota Tasikmalaya. Mereka menilai, di bawah kepemimpinan figur yang dekat dengan kalangan pesantren dan masyarakat, PPP memiliki peluang untuk kembali ke pangkuan ulama.

Beberapa waktu lalu, Hilman yang menjadi kandidat calon Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya melakukan silaturahmi dengan sejumlah tokoh agama, di antaranya KH Aminudin serta KH Acep Noor Mubarok.

KH Aminudin Bustomi saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (08/05/2026), menyampaikan bahwa setiap partai politik memiliki aturan organisasi yang harus dijalankan secara sehat dan konsisten. Menurutnya, aturan tersebut harus menjadi pedoman dalam membangun pendidikan politik yang baik di tengah masyarakat.

“Setiap partai tentu memiliki aturan main, sebagaimana dalam kehidupan bermasyarakat juga ada aturan. Itu harus dijadikan rambu-rambu agar organisasi berjalan sehat dan mampu mencerdaskan politik anak bangsa,” ujarnya.

Ia menilai, sosok Hilman merupakan figur yang cukup dikenal dan diterima masyarakat karena dinilai tumbuh secara organik ditubuh PPP. Selain itu, komunikasi dan silaturahmi dengan para tokoh agama juga terus terjalin dengan baik.

BACA JUGA   Gagasan Panitia Harlah Ke-50 Gerakan PPP Mendengar, Diapresiasi Ketua Pjs DPW PPP

“Beliau sering berdiskusi dan berkonsultasi mengenai bagaimana menjadikan rumah besar umat Islam kembali kuat dan dekat dengan nilai perjuangan ulama,” katanya.

Menurut KH Aminudin, partai berbasis Islam sejatinya harus tetap menjaga arah perjuangan sesuai nilai-nilai keislaman. Sebab, apabila arah perjuangan mulai menjauh dari ajaran dan harapan umat, maka kepercayaan masyarakat pun perlahan akan ditinggalkan.

“PPP lahir dari semangat perjuangan umat Islam. Karena itu, pola perjuangan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam tentu akan ditinggalkan umat,” tegasnya.

Ia juga menyebut, dalam berbagai diskusi yang dilakukan, muncul keinginan agar PPP kembali pada khittah perjuangan awal sebagai partai yang dekat dengan ulama, pesantren, dan kepentingan umat.

“Kami berbicara bagaimana PPP bisa kembali ke khittahnya. Dinamika yang terjadi selama ini tentu sudah menjadi rahasia umum,” pungkasnya.

Ditempat berbeda KH. Fakhrurrazi Lubis Pimpinan Al-Jamiyatul Wasliyah Kota Tasikmalaya menuturkan pihaknya menilai kang hilman ini santri yang dekat dengan kiai.

“dan kami bersepakat ketika PPP kota tasikmalaya dipimpin oleh santri, oleh orang yang dekat dengan kiai dan pesantren, maka kami siap berbaris untuk kembali membesarkan PPP kota tasikmalaya,” tandasnya (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *