Home / Peristiwa / Pamit Bermain Dan Minta Uang Jajan, Peserta Aksi Demo Kejaksaan Negeri Tasik Dijemput Orangtuanya
IMG-20210713-WA0019

Pamit Bermain Dan Minta Uang Jajan, Peserta Aksi Demo Kejaksaan Negeri Tasik Dijemput Orangtuanya

Kabupaten Tasikmalaya, tasikzone.com-Sejumlah orang tua peseta aksi di Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya mendatangi Polres Tasikmalaya, kedatangan orang tua langsung disambut oleh anak anaknya yang menjadi peserta aksi.

Tidak sedikit orang tua yang memarahi anaknya dan menyayangkan sang anak berbohong, Anak anak dibawah umur ini mayoritas berpamitan untuk bermain namun justru mereka malah ikut demo, tidak sedikit yang meminta yang jajan kepada Orang tua.

“Ibu menyesal kemarin bangunin kamu, Katanya mau Main. Apa kamu tidak kasihan sama Ibu dan Bapak””Kata Tuti Salah satu Orang tua peserta aksi di Mapolres Tasikmalaya, selasa (13/07/21).

Para orang tua ini meminta kepada Kepolisian untuk tidak menahan Anak anak mereka, karena diyakini anak anak hanya diajak oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Saya datang kesini mau jemput anak saya, alhmdulilah Anak saya diperlakukan dengan baik dan dikasih makan juga disini” Tambah Euis Orang tua yang menjemput.

Sejumlah anak menangis sambil mencium kaki dan tangan ibunya. Mereka juga memeluk sang ibu seolah enggan dilepaskan.

“Maafin ade bu. Janji sama ALLOH gak akan diulangi lagi.”Kata AR (14) salah satu anak yang ikut Aksi Demo.

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah  Kabupaten Tasikmalaya mendapati fakta, anak anak ini diajak seseorang untuk unjuk rasa. Mereka kebanyakan tidak mengetahui tuntutan yang disampaikan terhadap Kejaksaan Negeri Tasikmalaya.

“Jadi berdasarkan keterangan dari polisi ada 22 orang anak dari total 42 yang diamankan. Mereka itu diajak seseorang dan tidak tahu apa yang mau disampaikan pada saat Unjuk rasa kemarin.”Kata Ato Rinanto, Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya. Kepolisian berencana memulangkan seluruh peserta aksi yang kategori anak anak. 

Kepolisian pastikan jumlah peserta aksi yang diamankan berjumlah 42 orang. 22 orang diantaranya anak anak usia sekolah. Mereka berusia antara 13 sampai 17 tahun.(rian)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!