Home / Wisata / Danau Denuh Culamega, Surga Tenang bagi Pecinta Alam
IMG_20260202_134932

Danau Denuh Culamega, Surga Tenang bagi Pecinta Alam

Tasikzone.com – Kabupaten Tasikmalaya dikenal memiliki kekayaan bentang alam yang memikat, mulai dari kawasan pegunungan hingga pesisir selatan. Di luar destinasi populer seperti Gunung Galunggung, Pantai Karangtawulan, dan Kampung Naga, masih terdapat sejumlah lokasi wisata alam yang belum banyak tersentuh, salah satunya Danau Denuh di Kecamatan Culamega.

Danau alami yang berada di wilayah perbukitan Tasikmalaya Selatan ini menawarkan panorama hijau yang asri dengan udara sejuk dan suasana tenang, jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Selain keindahan lanskapnya, Danau Denuh juga dikenal sebagai lokasi favorit para pemancing. Berbagai jenis ikan air tawar seperti ikan mas, nila, tawes, gabus, hingga nilem dapat ditemukan di danau tersebut, bahkan kerap menghasilkan tangkapan berukuran besar.

Salah seorang pengunjung, Doni, mengaku terkesan dengan keindahan alam Danau Denuh. “Pemandangannya sangat indah dan suasananya tenang. Cocok untuk melepas penat karena jauh dari kebisingan kota,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Culamega kini mulai menghidupkan kembali potensi wisata Danau Denuh yang selama ini masih tersembunyi. Obyek wisata ini berada di kawasan perbatasan Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, dengan Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir.

Camat Culamega, Uu Saeful Uyun, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk memperkenalkan Danau Denuh kepada masyarakat yang lebih luas. Sejumlah kegiatan lintas sektor digelar di lokasi tersebut, di antaranya bakti sosial, penanaman pohon, serta penebaran benih ikan.

Menurut Uu, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi langkah awal promosi agar Danau Denuh tidak lagi sekadar dikenal oleh warga sekitar Tasikmalaya Selatan, melainkan juga wisatawan dari luar daerah.

BACA JUGA   Gelombang Tinggi Pantai Sindangkerta, Wisatawan Diharapkan Waspada

“Upaya ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pelestarian lingkungan, serta mendukung program Kabupaten Tasikmalaya, Tasik Hejo,” kata Uu.

Akses menuju Danau Denuh saat ini memang masih tergolong menantang. Pengunjung harus melewati jalur hutan, menyeberangi aliran sungai kecil, serta melintasi jalan setapak yang cukup terjal. Meski demikian, kondisi tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta petualangan, khususnya pengguna sepeda motor dan komunitas off-road.

“Untuk sementara kendaraan roda dua sudah bisa mencapai lokasi. Ke depan tentu perlu peningkatan akses, namun saat ini masih cukup layak dilalui,” ujarnya.

Selain sebagai lokasi memancing, kawasan sekitar danau dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai area perkemahan, wisata edukasi alam, hingga wahana air sederhana. Lanskap perbukitan yang mengelilingi danau juga menyajikan pemandangan menarik, terutama pada pagi dan sore hari.

Dengan pengembangan yang dilakukan secara bertahap dan terukur, Pemerintah Kecamatan Culamega berharap Danau Denuh dapat menjadi destinasi wisata alternatif bagi masyarakat, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi warga sekitar tanpa mengorbankan kelestarian alam.

“Kami ingin Danau Denuh lebih dikenal, namun tetap terjaga kelestariannya. Wisata boleh berkembang, tapi alam harus tetap dilindungi,” pungkas Uu. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *