Tasikzone.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui kegiatan Tabligh Akbar dan Edukasi Keuangan Syariah di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah.
Acara diikuti lebih dari 5.000 jamaah Majelis Taklim Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Mayoritas peserta merupakan perempuan dan ibu rumah tangga yang menjadi salah satu prioritas sasaran edukasi OJK pada 2026. Tingginya partisipasi dinilai mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pemahaman pengelolaan keuangan syariah yang aplikatif.
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengimbau masyarakat menerapkan prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, dalam mengelola keuangan. Ia meminta masyarakat memastikan legalitas lembaga jasa keuangan serta bersikap rasional terhadap setiap penawaran investasi dan pinjaman.
“Di era digital, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga data pribadi. Jangan mudah memberikan informasi seperti KTP, KK, nomor rekening, PIN, password, maupun kode OTP kepada pihak yang tidak jelas,” ujarnya.
Selain edukasi pengelolaan keuangan, OJK juga menyosialisasikan mekanisme pelindungan konsumen dan layanan pengaduan yang dapat diakses melalui WhatsApp 081-157-157-157 atau langsung ke Kantor OJK Tasikmalaya.
Tabligh Akbar menghadirkan penceramah K.H. Abdurrahman Yuri Ramdho Ganendra (Aa Deda) dengan tema “Mengatur Keuangan Orang Beriman”. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan yang baik merupakan bagian dari menjaga amanah, wujud syukur, serta upaya meraih keberkahan.
Kegiatan turut dihadiri Ketua DSN-MUI Kota Tasikmalaya dan Ketua Majelis Taklim Masjid Agung Kota Tasikmalaya sebagai bentuk sinergi antara OJK, lembaga keagamaan, dan komunitas masyarakat dalam memperkuat literasi keuangan syariah di daerah.
OJK Tasikmalaya menyatakan akan terus memperluas implementasi GERAK Syariah melalui program edukasi yang inklusif dan berkelanjutan guna mendorong masyarakat yang lebih cerdas finansial dan berdaya secara ekonomi. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia