Home / Peristiwa / Terlilit Hutang Judi Online, Pria Ini Nekad Buat Laporan Palsu Di Begal
IMG-20210822-WA0006

Terlilit Hutang Judi Online, Pria Ini Nekad Buat Laporan Palsu Di Begal

Kabupaten Tasikmalaya, tasikzone.com-Awalnya berpura pura jadi korban pembegalan di Jalan Raya Cibalong, dan melakukan Laporan Polisi Palsu. setelah di Laporan pembegalan yang menimpa IJ Warga Karang mekar Rancabakung ini ternyata palsu belaka. Anggota Polsek Cibalong, berhasil mengungkap kebohongannya. 

IJ membuat Video dibegal, Sampai Videonya Viral di Media Sosial dalam videonya IJ mengaku ditodong senjata api, IJ juga mengaku uang senilai Rp. 12,5 Juta Dirampok, Sejumlah warga yang iba langsung mengantarnya untuk laporan polisi. 

Bersandiwara dirampok demi mengelabuhi temanya pemilik uang Rp.12, 5 Juta yang dibawanya. Uang itu dititip korban untuk Uang muka pembelian sepeda motor.

“Saya terlintas bikin laporan polisi palsu pas di jalan aja. Saya bingung uang teman saya buat DP motor saya pake. Totalnya 12 juta setengah.”Kata IJ di Mapolsek Cibalong, Minggu (22/08/21).

BACA JUGA   Ribuan Mahasiswa Tasikmalaya , Kepung Kantor DPRD

Iptu Jaja Hidayat, Kapolsek Cibalong menyampaikan, Polisi mendalami motif pelaku nekad bersandiwara jadi korban begal. ternyata terlilit utang judi online belasan juta rupiah.

“Atas laporan yang mengaku di begal ini kami langsung menyelidiki. Hasilnya tidak ada peristiwa pembegalan itu dan pelaku akui tidak dibegal.”Kata Iptu Jaja Hidayat, Kapolsek Cibalong, minggu (22/08/21).

“Motifnya pelaku gelapkan uang temanya untuk kebutuhan pribadi. Karena terlilit utang Judi Online.”Tambah Jaja.

Dianggap meresahkan masyarakat dengan laporan Palsu, polisi tetapkan pelaku sebagai tersangka. Apalagi video pengakuanya dibegal sudah menyebar.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 242 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan atau Pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman penjara satu tahun empat bulan.”Tambah Jaja.(rian)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!