Home / Ragam / Polres Tasikmalaya Rutin Pantau Harga Minyak Curah, Di Pasar Singaparna Kini Berangsur Turun
IMG-20220411-WA0090

Polres Tasikmalaya Rutin Pantau Harga Minyak Curah, Di Pasar Singaparna Kini Berangsur Turun

Kabupaten Tasikmalaya, tasikzone.com – Kepolisian Resort Tasikmalaya menggelar insfeksi mendadak minyak curah, dalam sidak tersebut diketahui harga minyak curah di Pasar Tradisional Singaparna, Tasikmalaya, berangsur turun, senin (11/04/22).

Sejumlah agen dan pedagang kelontongan didatangi polisi untuk memastikan ketersediaan minyak curah dan kemasan.

Minyak curah dijual 20 ribu dari asalnya 24 ribu rupiah perliter. meski demikian, harganya masih jauh dari harga eceran tertinggi yang ditentukan 14.500 rupiah perliter.

“Kami turun hampir tiap hari pantau harga minyak. Semata mata untuk membantu masyarakat mendapat kebutuhan murah. Harganya sekarang minyak curah yah sudah mulai turun Rp. 20 ribu perkilogram. Kemarin kemarin masih 24 ribu. Saya tugaskan anggota sampai cek Distributornya di luar kota. Hasilnya lumayan berefekm,”Kata AKBP Rimsyahtono, Kapolres Tasikmalaya di lokasi.

BACA JUGA   Kang AW Apresiasi Gagasan Tasik Jadi Kota Tujuan Wisata

Pada Kesempatan tersebut Polisi juga memantau peredaran minyak kemasan untuk antisipasi ulah produsen nakal yang mengemas minyak curah.

“Dipantau juga stocknya terjaga aman. Dan kami juga lihat minyak kemasan antisipasi ada yang mengemas ulang minyak curah. Tapi kami belum menemukan itu. Walau ada beberapa minyak kemasan yang harganga Rp. 22 ribu rupiah perliter.”Kata AKP Dian Pornomo, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya.

Selain harga mulai turun, Pedagang juga memastikan pasokan minyak curah mulai lancar. distributor dan agen bisa memenuhi permintaan pedagang. Disisi lain,daya beli masyarakat masih menurun.

“Harga turun terus, tapi yang beli turun juga. Ini saya beli empat drum curah selasa lalu. dah seminggu gak habis. Gak tau kenapa.”Kata Yani, pedagang Minyak curah.

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *