Home / Entertainment / Musisi Peduli Tasik Dan Brotherhood 1% MC Cp Taciban Adakan Aksi Sosial ‘Sharing and Caring In Covid-19 Crisis’
IMG-20200522-WA0044

Musisi Peduli Tasik Dan Brotherhood 1% MC Cp Taciban Adakan Aksi Sosial ‘Sharing and Caring In Covid-19 Crisis’

Kota Tasikmalaya, tasikzone.com-Pemutusan mata rantai penyebaran Covid19 di Negara Republik Indonesia sesuai
Undang Undang Negara Republik Indonesia yaitu menggunakan metode PSBB yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Secara garis besar metoda PSBB yaitu membatasi aktifitas manusia agar supaya tidak bertemu langsung satu sama lain atau Physical Distancing.
Pelaksanaan metoda PSBB tentunya tentunya memilki dampak positif dan negatif terhadap sendi kehidupan sosial, ekonomi maupun politik. Dampak positifnya bahwa dengan Physical Distancing maka pemutusan mata rantai penyebaran Covid19 dapat berjalan dengan baik.

Adapun salah satu dampak negatifnya adalah roda perekonomian tidak berjalan dengan baik. Transaksi ekonomi mulai dari skala makro ataupun mikro cenderung mulai terhenti dan ini bisa menyebabkan meningkatnya angka kemiskinan.

Telah cukup banyak orang telah
kehilangan mata pencaharian ataupun pendapatannya mulai terus menurun.
Kondisi yang telah dipaparkan tentunya sangat menggugah kami untuk peduli dan berbuat sesuatu untuk negeri, dengan harapan supaya tetap bersemangat ditengah keadaan yang memprihatinkan ini.

dikatakan R Atik Suwardi perwakilan dari Musisi Peduli Tasikmalaya, melalui Pers Realis yang diterima Wartawan, Jumat (22/05/2020)

“Oleh karena itu maka kami Musisi Peduli Tasikmalaya dan Bikers
Brotherhood 1% MC Cp Taciban (Check point Tasikmalaya Ciamis Banjar) mengadakan kegiatan bertema Sharing and Caring In Covid19 Crisis” ucapnya

BACA JUGA   Bursa Inovasi Desa Upaya Tingkatkan Penerapan Dana Desa Dan Pengembangan Bumdes

Jenis kegiatan yang dilaksanakan berupa pembagian bingkisan lebaran
(parsel) kurang lebih sebanyak 300 Pcs.

“Penerima bingkisan lebaran tersebut adalah, Kaum Dhuafa, Anak Yatim Piatu, Kaum disabilitas, Para pejuang kemanusiaan, Kaum dhuafa, anak yatim piatu serta kaum disabilitas semuanya terdapat di lima titik lokasi sekitar lokasi Kota Tasikmalaya, data tersebut berdasar hasil survey langsung yang kami lakukan seminggu sebelum kegiatan dilaksanakan”bebernya

Sedangkan para pejuang kemanusiaan
adalah mereka sebagai tim medis ataupun petugas yang selalu menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid19, meliputi dokter, perawat, pemulasara jenazah serta petugas non teknis.

“Kami menyalurkan kepada tim medis ataupun petugas yang bekerja di rumah sakit Kota Tasikmalaya yaitu RS Jasa Kartini, RSUD Dr Soekardjo dan Tasikmalaya Medical Center”Hendra “ijo” Gunawan dari Bikers Brotherhood 1% MC Cp Taciban.

“kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh anggota Musisi Peduli Tasikmalaya, Bikers Brotherhood
1% MC Cp Taciban, para donatur serta semua pihak yang telah mendukung acara ini sehingga berjalan dengan baik dan mohon maaf bila tidak disebutkan satu persatu”pungkasnya.(rian)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!