Home / Kiprah Pemerintah / Adakan Pembinaan Di Dinsos, Walikota Tasik Sebut Pemkot Akan Fokus Pada Permasalahan Sosial
IMG-20200121-WA0040

Adakan Pembinaan Di Dinsos, Walikota Tasik Sebut Pemkot Akan Fokus Pada Permasalahan Sosial

Kota Tasikmalaya, tasikzone.com – Walikota Tasikmalaya Marathon melaksanakan pembinaan Kepegawaian kepada Organisasi Perangkat daerah yang ada di Lingkungan Pemkot Tasikmalaya, kali ini Giliran dinas Sosial yang menjadi Sasaran Pembinaan Kepegawaian, Selasa (21/01/2020) di Aula Dinas Sosial

Kepada wartawan Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengatakan dirinya dalam Pembinaan kepegawaian lebih menitikberatkan dalam pengooptimalan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

“minggu depan saya minta Data lengkap karena ada 26 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), ada misalnya yang butuh kursi roda untuk Difabel dan kaitan dengan permasalah lain sehingga bisa mencari solusi dari CSR, Agnia dari Baznas. mana yang segera harus dibantu nanti saya minta datanya”bebernya

Lanjutnya, urusan sosial ini tidak bisa nunggu harus secepatnya diselasaikan. Budi menhinginkan Kota Tasik ini lebih fokus ke permasalahan sosial. menyangkut masalah moral, masalah budaya yang harus diselesaikan

“karena urusan infrastukutur sudah terpenuhi, urusan Infrastuktur tinggal pemelihataan dan sedikit peningkatan. tinggal kita Fokus dipermasalahan Sosial”ungkapnya

Sementara itu Sekretaris Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Hendra Budiman menyampaikan dengan kedatangan Walikota Tasikmalaya bisa terbuka komunikasi di dinas sosial.

“permasalahan sosial di kota tasik akan semakin cepat teratasi, banyak usulan yang kita tidak bisa dianggarakan hari ini dan akan dibantu oleh walikota tasikmalaya. jadi mudah mudahan kedepan baik dari apbd, CSR dan baznas kalau pimpinan langsung mengetahui akan cepat terealisasi”tuturnya

Senada dengan Sekdis Sosial, Kepada Wartawan H Agus Jamaludin Kabid Jaminan Sosial menambahkan dengan Kedatangan Walikota Tasik kita bisa menyampaikan permasalahan yang ada di Dinas seperti bantuan orang telatar (BOT) kena efisiensi dan sudah habis di bulan agustus.

Lanjutnya, sedangkan BOT ini harus ada MOU dengan rumah sakit jangan sampai orang telantar yang tidak memiliki KIS, dan sarana BPJS lainya jangan sampai ada penolakan dari rsud.

“yang kami lakukan sekarang kalau ada BOT yang sakit kami membawa ke puskesmas purbartau”tandasnya

Selanjutnya ada program dari Kementrian sosial ada program Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskessos). yaitu adanya sistem layanan rujukan terpadu untuk program kemiskinan.

“bantuan dari kementrian ada 50 kelurahan sedangkan sisanya 19 kelurahan harus ditanggulangi APBD, dan pihak kelurahan harus menyiapkan ruangan untuk puskesos ini” tuturnya.

Dengan datangnya Walikota Tasikmalaya semoga permasalahan Sosial bisa cepat teratasi, pungkasnya.(rian)

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!