Home / Ragam / TPAKD Garut Perkuat Sinergi, Dorong Akses Keuangan Inklusif 2026
IMG_20260305_080130

TPAKD Garut Perkuat Sinergi, Dorong Akses Keuangan Inklusif 2026

Tasikzone.com — Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Garut (TPAKD) terus mengintensifkan kolaborasi lintas sektor guna memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Pleno TPAKD Kabupaten Garut yang digelar di Garut, Selasa (4/3/2026).

Rapat pleno dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, serta para anggota TPAKD dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam pemaparannya, Nofa Hermawati menyampaikan bahwa sepanjang 2025, TPAKD Kabupaten Garut telah merealisasikan delapan program kerja yang berfokus pada peningkatan akses keuangan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan, terutama bagi perempuan dan penyandang disabilitas.

“Delapan program yang dijalankan selama 2025 merupakan langkah konkret dalam memperluas akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal secara lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong optimalisasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) melalui pendekatan berbasis klaster dan ekosistem. Strategi ini bertujuan agar pembiayaan yang disalurkan semakin produktif dan berkelanjutan. Melalui PED, pengembangan diarahkan pada sektor unggulan seperti peternakan dan pertanian. Sementara itu, EKI mengintegrasikan seluruh rantai nilai—mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran—dengan dukungan layanan keuangan formal.

BACA JUGA   Istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Ajukan Mundur Dari Tim Penggerak PKK

Pada 2026, EKI direncanakan akan dikembangkan di Desa Wisata Tepas Papandayan untuk mendukung potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lokal melalui perluasan akses pembiayaan dan peningkatan literasi keuangan. Sebelumnya, penerapan EKI di Desa Wisata Sindangkasih pada 2024 terbukti memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan pemanfaatan layanan keuangan formal.

Selain itu, TPAKD Kabupaten Garut juga melanjutkan penguatan klaster peternak domba serta mendukung program UPLAND untuk komoditas kentang guna meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian unggulan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, TPAKD turut memperkenalkan program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban) yang dirancang untuk memberdayakan peternak lokal melalui skema penyediaan hewan kurban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Program ini diharapkan mampu menciptakan kepastian pasar dan meningkatkan kesejahteraan peternak.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses keuangan masyarakat sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

“TPAKD memiliki peran strategis sebagai forum koordinasi di daerah dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendorong pembiayaan sektor produktif seperti UMKM, petani, dan peternak,” tegasnya.

Melalui Rapat Pleno ini, seluruh anggota TPAKD Kabupaten Garut menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memperluas akses layanan keuangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *