Home / Olahraga / Tasik Series Digelar, IPSI Kota Tasikmalaya Bidik Regenerasi Atlet
IMG_20260213_171001

Tasik Series Digelar, IPSI Kota Tasikmalaya Bidik Regenerasi Atlet

LTasikzone.com – Kejuaraan pencak silat Tasik Series resmi digelar sebagai agenda pembuka IPSI Kota Tasikmalaya di awal 2026. Ketua IPSI Kota Tasikmalaya, H.M. Arif Gunawan, menyebut ajang ini bukan sekadar turnamen, melainkan bagian dari upaya serius membangun regenerasi atlet.

“Ini Tasik Series yang pertama kami selenggarakan. Saya sebagai Ketua IPSI Kota Tasikmalaya tentu mengucapkan terima kasih dan menyambut baik kejuaraan ini,” ujar Arif.

Ia menjelaskan, Tasik Series menjadi kelanjutan dari IPSI Cup ke-9 yang digelar pada Desember lalu di GOR Sukapura Dadaha dengan 650 peserta. Kali ini, jumlah peserta meningkat signifikan.

“Kemarin sekitar 650 peserta. Sekarang hampir 700 lebih. Ini event yang sangat besar, bahkan berlangsung hampir satu bulan. Artinya animo perguruan dan atlet sangat tinggi,” katanya.

Kejuaraan ini diikuti sekitar 45 perguruan silat (paguron) dari berbagai daerah, seperti Pangandaran, Ciamis, Banjar, dan Garut. Arif berharap kualitas penyelenggaraan terus meningkat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi, baik dari sisi kepanitiaan maupun kualitas pertandingan. Hadiahnya juga sangat menarik, ada satu unit motor untuk juara umum. Ini tentu menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet,” ujarnya.

Menurut Arif, Tasik Series juga menjadi ajang uji tanding (try out) bagi atlet yang dipersiapkan menghadapi Porprov Jawa Barat. Terdapat delapan kelas yang dipertandingkan untuk kategori Porprov, masing-masing empat kelas putra dan empat kelas putri.

BACA JUGA   Galuh Putra U11 Kota Tasikmalaya Juarai Liga Nasional Indonesia Dream Come True Goes To China

“Ini sangat menunjang karena atlet Porprov juga ikut bertanding di sini. Kita bisa melihat kekuatan dari kota dan kabupaten lain yang ikut. Ada empat daerah yang ambil bagian. Jadi ini sekaligus menjadi bahan evaluasi dan try out,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherlan, menilai Tasik Series sebagai langkah strategis membuka kalender pembinaan olahraga 2026.

“Kegiatan ini menjadi pembuka yang baik di awal tahun. Apalagi ada rencana membuat liga berjenjang dan berkelanjutan. Prestasi itu lahir dari pembinaan dan kejuaraan. Tanpa kejuaraan, atlet tidak punya jam terbang,” ujar Anton.

Ia menyebut kejuaraan rutin akan memberi pengalaman bertanding yang cukup bagi atlet sebelum turun di ajang yang lebih besar seperti Porprov.

“Tadi ada rencana satu bulan satu event. Kalau konsisten, dalam setahun bisa ada 12 event. Kami dari KONI tentu sangat mendorong karena tempat ini juga dikelola bersama dan ada kerja sama dengan IPSI,” katanya.

Dengan skema kompetisi berkelanjutan, Tasik Series diharapkan tak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi fondasi lahirnya atlet pencak silat berprestasi dari Kota Tasikmalaya. (Gal)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *