Home / Kab. Tasikmalaya / Rekrutmen Konsultan Pendamping PLUT Tasik Tanpa Kepastian, Peserta Minta Kejelasan Resmi
Screenshot IG @PLUT.tasikmalaya
Screenshot IG @PLUT.tasikmalaya

Rekrutmen Konsultan Pendamping PLUT Tasik Tanpa Kepastian, Peserta Minta Kejelasan Resmi

Tasikzone.com – Sebanyak 24 peserta rekrutmen Konsultan Pendamping Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Tasikmalaya mengaku diliputi kebingungan dan ketidakpastian. Hingga kini, hasil seleksi wawancara dan uji kompetensi yang digelar Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan pada 23 Desember 2025 belum juga diumumkan.

Para peserta menyebut, saat proses wawancara mereka mendapat informasi bahwa hasil seleksi akan disampaikan sebelum akhir tahun karena kebutuhan dinilai mendesak dan para konsultan dijadwalkan mulai bekerja pada Januari 2026. Namun, memasuki pertengahan Februari, kejelasan tersebut tak kunjung ada.

“Waktu wawancara disampaikan kebutuhannya mendesak dan mulai kerja Januari. Tapi sampai sekarang belum ada pengumuman,” ujar salah seorang peserta, Selasa (17/2/2026).

Upaya untuk memperoleh informasi pun telah dilakukan. Para peserta mengaku mencoba menanyakan perkembangan seleksi melalui kolom komentar pada unggahan rekrutmen di akun Instagram resmi PLUT Tasikmalaya, namun tidak mendapat respons.

“Kami sudah mencoba bertanya lewat Instagram, sekadar menanyakan progresnya, tapi belum ada jawaban,” katanya.

Tak hanya itu, mereka juga mendatangi dan menghubungi pihak dinas terkait. Namun jawaban yang diterima dinilai belum memberikan kepastian.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa hasil seleksi telah diserahkan kepada Bupati Tasikmalaya untuk mendapatkan persetujuan akhir. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak bupati.

BACA JUGA   Siti Mufatahah Konsisten Dorong UMKM Go Digital Melalui Qris

“Katanya hasilnya sudah di meja pak bupati, tapi belum ada keputusan,” tambahnya.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan peserta. Mereka mempertanyakan apakah rekrutmen ini benar-benar didasarkan pada kebutuhan riil atau sekadar formalitas administratif. Isu yang beredar menyebut adanya dugaan keterlibatan kader partai koalisi pendukung pasangan Cecep–Asep dalam proses tersebut.

“Kalau memang hanya seremonial, kenapa dibuka secara terbuka? Kami juga mendengar ada beberapa kader partai koalisi yang ikut,” ujar peserta lainnya.

Sebagaimana diketahui, terdapat kebutuhan lima orang konsultan pendamping PLUT di Kabupaten Tasikmalaya. Sementara itu, sebelum rekrutmen ini dibuka, telah ada lima konsultan yang bertugas, dan kabarnya beberapa di antaranya merupakan kader partai koalisi pendukung pemerintah daerah. Situasi ini semakin memunculkan persepsi di kalangan peserta bahwa proses rekrutmen berpotensi hanya menjadi formalitas, sementara posisi yang tersedia diduga telah memiliki kandidat tertentu.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, H. Endang Syahrudin, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *