Tasikzone.com – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Tasikmalaya menggelar kegiatan sosialisasi pembauran kebangsaan di Kecamatan Cikatomas, Rabu 18 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua FPK Kabupaten Tasikmalaya, Deni Daelani, S.H., M.I.Kom., bersama jajaran pengurus, serta dihadiri tokoh masyarakat dan anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5, H. Mastur, S.Pd.
Sosialisasi ini bertujuan memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat, sekaligus mencegah potensi konflik sosial melalui pendekatan dialog dan edukasi.

Ketua FPK Kabupaten Tasikmalaya, Deni Daelani, menegaskan bahwa keberadaan FPK memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antar kelompok masyarakat.
“FPK hadir sebagai ruang dialog untuk merawat kebhinekaan. Kita ingin memastikan bahwa perbedaan suku, agama, dan budaya justru menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” ujar Deni dalam sambutannya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini berlandaskan pada regulasi pemerintah, khususnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah.
Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus ditanamkan di tengah masyarakat, terutama di tingkat lokal.
> “Melalui sosialisasi ini, kami mendorong masyarakat untuk mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik serta menjadi agen perdamaian di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, anggota DPRD dari Dapil 5, H. Mastur, S.Pd., mengapresiasi langkah FPK dalam memperkuat harmonisasi sosial di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, khususnya di Kecamatan Cikatomas.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kondusivitas daerah. Sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan FPK harus terus diperkuat agar nilai persatuan tetap terjaga,” kata Mastur.
Ia berharap kegiatan sosialisasi tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Yang paling utama adalah bagaimana nilai toleransi dan kebersamaan ini benar-benar hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan, FPK Kabupaten Tasikmalaya juga melanjutkan kegiatan dengan aksi berbagi takjil kepada masyarakat pada 19 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, FPK Kabupaten Tasikmalaya berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tingkat daerah.
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia