Tasikzone – Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMP Negeri 4 Kota Tasikmalaya (Nepatas), Benk Haryono, menegaskan bahwa langkah awal kepengurusannya akan difokuskan pada konsolidasi internal organisasi.
Hal tersebut disampaikannya benk Haryono usai dilantik bersama jajaran pengurus lainya untuk periode 2025-2028 oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya, Sabtu (17/01/2025).
Menurut Benk, konsolidasi internal menjadi fondasi penting sebelum IKA Nepatas bergerak lebih jauh ke berbagai program lintas bidang. Setelah konsolidasi, IKA akan mengoptimalkan peran sejumlah divisi yang telah dibentuk, di antaranya pariwisata, seni dan budaya, pendidikan, olahraga dan kesehatan, podcast, kewirausahaan, serta ekonomi.
“Dari berbagai bidang itu, kami sepakat untuk memprioritaskan empat pilar utama, yakni sekolah, guru, murid yang masih aktif, dan alumni. Semua program harus berangkat dari kebutuhan sekolah,” ujar Benk.
Ia menjelaskan, sinergi dengan pihak sekolah menjadi dasar utama dalam menjalankan program. Secara teknis, IKA akan menyesuaikan langkahnya dengan kebutuhan yang ada di SMPN 4 Kota Tasikmalaya, baik dalam aspek sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan.
Untuk murid yang masih menempuh pendidikan, Benk menyebutkan IKA Nepatas berkomitmen hadir secara sosial, salah satunya melalui bantuan beasiswa dan dukungan pendidikan lainnya.
Sementara bagi para guru, baik yang masih aktif maupun yang telah purna tugas, alumni juga akan merancang program pemberdayaan dan perhatian khusus.
“Guru aktif perlu kita perdayakan, guru purna pun tetap menjadi bagian penting dari keluarga besar alumni. Mereka juga menjadi sasaran perhatian IKA,” katanya.
Adapun bagi alumni, Benk menilai karakter alumni SMPN 4 sangat heterogen sehingga memerlukan pendekatan yang tepat. Salah satu gagasan yang tengah dipikirkan adalah pemberdayaan alumni melalui kerja sama dengan instansi terkait, seperti Dinas Ketenagakerjaan untuk akses pekerjaan, serta Dinas Pendidikan dalam mendukung program pendidikan.
“IKA ini tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tapi juga harus berfungsi sebagai advokasi dan pemberdayaan bagi seluruh unsur yang tadi saya sebutkan,” tegasnya.
Ke depan, Benk menyatakan dirinya akan mengontrol dan memonitor hasil rapat kerja (raker) serta kinerja masing-masing bidang. Ia menekankan agar seluruh pengurus tetap fokus pada empat pilar utama meskipun memiliki beragam minat dan program di bidang sosial, ekonomi, pariwisata, seni, dan budaya.
Dalam kesempatan tersebut, Benk juga mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme alumni yang tergabung dalam IKA Nepatas. Saat ini tercatat sudah ada 28 angkatan yang terdata, dengan jumlah pengurus hampir 150 orang yang terdiri dari pembina, penasihat, penggagas, hingga pengurus inti dan bidang.
“Alhamdulillah, antusiasme alumni sangat luar biasa. Dari angkatan tertua, termasuk Pak H. Yusuf mantan Wali Kota Tasikmalaya, hingga lintas profesi dan generasi, semuanya bersatu,” ungkapnya.
Meski demikian, Benk mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait pendataan alumni di beberapa angkatan yang belum memiliki basis data atau grup komunikasi. Namun, pihaknya akan melakukan pendataan secara bertahap, dimulai dari pembentukan grup kecil hingga akhirnya terhimpun dalam grup angkatan.
“Yang penting mulai dulu, meski hanya satu atau dua orang. Dari situ kita bangun bersama,” pungkasnya. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia