Home / Organisasi / Fatayat NU Kota Tasikmalaya Resmi Dilantik, Fokus Pemberdayaan Perempuan dan Pencegahan Kekerasan
IMG_20260118_064612

Fatayat NU Kota Tasikmalaya Resmi Dilantik, Fokus Pemberdayaan Perempuan dan Pencegahan Kekerasan

Tasikzone.com– Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kota Tasikmalaya resmi dilantik pada Sabtu (17/1/2026) di Gedung Dakwah Kota Tasikmalaya. Pelantikan tersebut bertepatan dengan bulan Rajab yang dinilai sebagai momentum penuh keberkahan.

Ketua PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya, Nunun Nuraeni, M.Pd, menyampaikan bahwa pelantikan dapat terlaksana berkat dukungan seluruh kader Fatayat NU, tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh pesantren, alumni, santri, serta dukungan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Pelantikan ini terlaksana atas dukungan dan kerja sama seluruh pengurus dan kader Fatayat NU se-Kota Tasikmalaya, serta dukungan para tokoh dan pemerintah daerah,” ujar Nunun.

Dalam pelantikan tersebut, PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya juga meluncurkan sejumlah program, di antaranya Senam Fatayat dan website resmi organisasi. Program Senam Fatayat didukung oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya serta bekerja sama dengan Lesbum NU.

Menurut Nunun, Fatayat NU memiliki sejumlah program unggulan di setiap bidang, dengan fokus utama pada pemberdayaan perempuan melalui sektor sosial, seni dan budaya, serta olahraga.

“Senam Fatayat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan perempuan melalui olahraga, sekaligus memperkuat sinergi antara Fatayat NU, Nahdlatul Ulama, dan pemerintah,” katanya.

Ia menambahkan, PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya terus berkoordinasi dengan berbagai dinas untuk mendorong program-program yang berpihak pada perempuan.

BACA JUGA   Kosgoro 1957 Kota Tasikmalaya Sebar Ribuan Sembako Untuk Masyarakat

Terkait dukungan dana sebesar Rp50 juta dari Anggota DPR RI H. Oleh Soleh, Nunun menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersifat pribadi dan bukan dana hibah pemerintah.

“Itu bentuk apresiasi pribadi, bukan dana hibah, karena dana hibah memiliki prosedur dan mekanisme pengajuan tersendiri,” jelasnya.

Ke depan, Senam Fatayat direncanakan akan digelar secara lebih luas melalui kegiatan senam bersama sebagai bentuk kolaborasi antara Fatayat NU dan Pemerintah Kota Tasikmalaya di bidang olahraga.

Selain pemberdayaan perempuan, PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya juga menaruh perhatian serius terhadap meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Nunun menyebut, Fatayat NU telah meluncurkan Women Crisis Center sejak 2025 sebagai upaya edukasi dan pencegahan kekerasan.

“Melalui Women Crisis Center, kami melakukan edukasi ke sekolah-sekolah, majelis taklim, dan berbagai forum masyarakat terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Program edukasi tersebut telah dilaksanakan di berbagai kecamatan melalui PAC dan ranting Fatayat NU, serta berkolaborasi dengan UPTD PPA Kota Tasikmalaya.

Nunun menegaskan, sebagai organisasi non-profit, Fatayat NU memfokuskan peran pada edukasi dan pemberdayaan yang dinilai lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Gal)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *