Tasikzone.com — Program Save Jompo yang digagas Yayasan Padi kembali menyalurkan bantuan kepada para lansia yang hidup dalam keterbatasan di Kota Tasikmalaya.
Pada Jumat, 13 Maret 2026, bantuan berupa beras dan uang tunai disalurkan kepada Bah Rukmaji, warga Karanganyar, Kecamatan Kawalu. Lansia tersebut diketahui tinggal seorang diri di sebuah rumah panggung sederhana yang berada di sekitar pematang sawah di wilayah tersebut.
Keesokan harinya, Sabtu, 14 Maret 2026, Yayasan Padi kembali menyalurkan bantuan serupa kepada Mak Rohmah, seorang lansia yang tinggal di wilayah Genteng, Kelurahan Cilamajang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.
Pembina Yayasan Padi, Iwan Restiawan, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk konsistensi yayasan dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada para lansia atau jompo yang hidup dalam kondisi tidak mampu.
Menurutnya, keberadaan para lansia yang hidup sendiri dan serba kekurangan perlu menjadi perhatian bersama, khususnya pemerintah daerah melalui perangkat yang telah tersedia.
“Pemerintah sebenarnya memiliki perangkat yang lengkap, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan hingga aparatur di tingkat bawah. Jika semua pihak bergerak bersama, tidak akan ada lagi jompo yang terlupakan,” ujar Iwan.
Melalui program Save Jompo, Yayasan Padi berharap kepedulian terhadap para lansia terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mendorong perhatian yang lebih serius dari pemerintah terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia