Tasikzone.com – Di usia 67 tahun, Amiroh menjalani hari-harinya dalam kesederhanaan yang nyaris tak terdengar oleh negara. Lansia yang tinggal di Kampung Purbasari, Kecamatan Purbarti itu hidup bersama cucunya, sama-sama bergulat dengan keterbatasan ekonomi.
Tubuhnya yang renta tak menghentikan langkahnya untuk terus bertahan hidup. Setiap hari, Amiroh tetap turun ke sawah sebagai buruh tani, mengandalkan tenaga yang kian menipis demi sekadar memastikan dapur tetap mengepul.
Ironisnya, sepanjang hidupnya Amiroh tak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial pemerintah. Ia hanya bisa menyaksikan dari kejauhan ketika tetangga-tetangganya menerima sekarung beras atau bantuan tunai. Rasa sedih kerap singgah, namun ia memilih memendamnya dalam doa.
“Kadang sedih, tapi saya percaya rezeki itu Allah yang ngatur. Saya cuma berharap suatu hari ada yang ingat sama saya,” ucap Amiroh lirih.
Doa itu akhirnya terjawab. Kebahagiaan sederhana menghampiri Amiroh ketika Yayasan Padi Nusantara Sejahtera (PNS) melalui program Save Jompo datang mengetuk pintu rumahnya. Rabu (07/12/2025)
Mereka membawa sekarung beras dan sejumlah uang, bantuan yang bagi sebagian orang mungkin biasa, tetapi bagi Amiroh terasa begitu berharga.
“Rasanya seperti mimpi. Saya senang sekali, terima kasih sudah peduli sama orang tua seperti saya. Bantuan ini sangat berarti,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Relawan Yayasan PNS, Yanuar M Rifqi, menilai kisah Amiroh menjadi cermin persoalan serius dalam pendataan bantuan sosial. Ia meminta Pemerintah Kota Tasikmalaya agar lebih serius dan akurat dalam mengelola data bansos, agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.
“Amiroh adalah contoh nyata. Di usia senja, ia masih bekerja keras sebagai buruh tani dan justru luput dari perhatian negara. Ini tidak boleh terus terulang,” tegas Yanuar.
Kisah Amiroh bukan sekadar cerita tentang bantuan, melainkan tentang ketabahan, harapan, dan betapa sebuah perhatian kecil mampu menghadirkan kebahagiaan besar bagi mereka yang selama ini hidup dalam sunyi. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia