Home / Kiprah Pemerintah / Sinergi OJK dan Kemenag, Literasi Keuangan Didorong Lewat Penyuluh Agama
IMG_20260408_123304

Sinergi OJK dan Kemenag, Literasi Keuangan Didorong Lewat Penyuluh Agama

Tasikzone.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus menggencarkan peningkatan literasi keuangan masyarakat dengan melibatkan penyuluh agama sebagai mitra strategis. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Edukasi Keuangan bagi penyuluh agama se-Kabupaten Ciamis.

Program ini menjadi bagian dari strategi OJK dalam memperluas jangkauan edukasi keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap maraknya aktivitas keuangan ilegal. Kegiatan tersebut juga merupakan kelanjutan dari ToT serupa yang sebelumnya digelar di Kota Tasikmalaya dan dinilai berhasil menunjukkan potensi besar penyuluh agama dalam menjangkau masyarakat secara luas.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis pada Selasa ini dihadiri oleh Anggota DPRD Komisi A Kabupaten Ciamis Mohamad Ijudin, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ciamis Asep Lukman Hakim, serta Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki posisi strategis sebagai opinion leader yang dekat dengan masyarakat, sehingga efektif dalam menyampaikan edukasi keuangan.

“Melalui ToT ini, kami mendorong penyuluh agama menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan edukasi keuangan. Dengan jangkauan yang luas, diharapkan tercipta multiplier effect yang mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas penyuluh agama diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih memahami pengelolaan keuangan yang sehat, bijak dalam memilih produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan serta kemampuan, sekaligus menghindari berbagai praktik keuangan ilegal yang merugikan.

BACA JUGA   Kota Termiskin di Jabar Menjadi Predikat Yang Menyakitkan

Senada dengan itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Asep Lukman Hakim, menyampaikan bahwa edukasi keuangan merupakan bagian penting dalam pembinaan masyarakat. Menurutnya, kedekatan penyuluh agama dengan masyarakat menjadikan mereka saluran yang efektif dalam menanamkan kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Sebagai tindak lanjut dari kolaborasi tersebut, OJK Tasikmalaya bersama Kementerian Agama Kabupaten Ciamis berencana mengintegrasikan materi edukasi keuangan ke dalam program pembekalan pranikah bagi calon pengantin. Langkah ini diharapkan mampu membangun kesiapan pengelolaan keuangan keluarga sejak dini.

Dalam kegiatan ini, para penyuluh agama dibekali pemahaman terkait produk dan layanan jasa keuangan, peningkatan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, serta kemampuan memilih produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Materi disampaikan oleh narasumber dari OJK Tasikmalaya, Bank BJB Kantor Pusat, dan PT Permodalan Nasional Madani Regional Tasikmalaya 2.

OJK Tasikmalaya berharap sinergi bersama Kementerian Agama dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat, sehingga masyarakat semakin cakap secara finansial, mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat, serta terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *