Home / Kab. Tasikmalaya / Dorong Inklusi, Disparpora Tasikmalaya Edukasi Potensi Atlet Disabilitas
IMG_20260228_093949

Dorong Inklusi, Disparpora Tasikmalaya Edukasi Potensi Atlet Disabilitas

Tasikzone.com – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya menggelar sosialisasi olahraga disabilitas, Sabtu (28/02/2026). Kegiatan tersebut diikuti para guru olahraga dari berbagai sekolah di Kabupaten Tasikmalaya.

Analis Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya, Toni, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya tenaga pendidik, tentang pentingnya pembinaan atlet disabilitas secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan pemahaman tentang olahraga disabilitas. Masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu disabilitas dan bagaimana potensi atlet-atletnya,” ujar Toni.

Ia menjelaskan, atlet disabilitas juga memiliki peluang besar untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Bahkan, sejumlah atlet asal Kabupaten Tasikmalaya telah menorehkan prestasi membanggakan.

“Seperti Hikmat yang meraih medali emas, kemudian Deva dan Rina yang juga menyumbang medali perunggu. Total dari ajang tersebut kita meraih satu emas dan dua perunggu. Selain itu, ada pula Mat Ramdani yang berprestasi di cabang olahraga bulutangkis,” jelasnya.

BACA JUGA   Desa Cinunjang Gelar Musyawarah BSPS

Toni menambahkan, pada ajang tingkat Asia yang digelar di Thailand, terdapat sepuluh atlet yang diberangkatkan untuk mewakili daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Sera Sani Verana menambahkan sosialisasi ini tidak hanya menyasar guru olahraga, tetapi juga diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas, khususnya orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas.

“Sasarannya memang masyarakat secara umum, tetapi secara khusus orang tua yang memiliki anak disabilitas. Kami ingin memberikan pemahaman bahwa anak-anak mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi melalui olahraga,” katanya.

Ia menegaskan, pembinaan atlet disabilitas dilakukan secara berjenjang dan terprogram, sehingga anak-anak yang memiliki minat dan bakat dapat dilatih secara optimal.

“Kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi para orang tua agar tidak ragu mendorong anaknya bergabung dan berlatih. Dengan pembinaan yang tepat, mereka bisa berprestasi dan mengharumkan nama daerah,” pungkasnya. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *