Home / Organisasi / Di Tengah Pelantikan, Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Kehilangan Pembina Terbaik
IMG_20260214_143028

Di Tengah Pelantikan, Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Kehilangan Pembina Terbaik

Tasikzone.com – Pelantikan Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya yang digelar di Aula Grand Metro, Sabtu (14/02/2026), berlangsung khidmat sekaligus penuh haru. Di penghujung acara, kabar duka datang setelah Dr. H. Oni Syahroni wafat setelah menyampaikan sambutan.

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, Cecep Pikri Fajar Purnama, menyampaikan bahwa secara keseluruhan prosesi pelantikan telah berjalan lancar sesuai rencana.

“Alhamdulillah secara seremonial pelantikan dengan tema *Pemuda Mandiri di Era Baru* telah terlaksana dengan baik. Namun di akhir kegiatan, kami mendapatkan kabar duka. Ayahanda kami, Dr. H. Oni Syahroni, wafat saat menyampaikan sambutan dan tausiyah kepada kami semua,” ujarnya kepada wartawan usai pelantikan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya untuk mendoakan almarhum. “Kami mohon doa dari rekan-rekan media dan seluruh masyarakat agar almarhum husnul khatimah. Informasi yang kami terima, beliau memiliki riwayat sakit jantung,” ungkapnya.

Cecep menambahkan, agenda rapat kerja yang sedianya dilaksanakan setelah pelantikan akhirnya ditunda sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya almarhum.

“Seharusnya setelah ini kami melaksanakan rapat kerja, tetapi karena ayahanda meninggal dunia, maka kami tunda terlebih dahulu sebagai bentuk penghormatan,” katanya.

BACA JUGA   GAWAT Bangun Citra Wartawan Dengan Aksi Sosial

Ke depan, Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya akan fokus pada sejumlah program strategis, di antaranya pelatihan kewirausahaan bagi kader, pembentukan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pemuda Muhammadiyah yang rencananya segera diluncurkan, serta penguatan gerakan sosial bekerja sama dengan Lazismu.

“Kami juga akan terus berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah, ortom, serta pemerintah setempat untuk menjalankan program-program kepemudaan ke depan,” tambahnya.

Mengenang sosok almarhum, Cecep menyebut Dr. Oni sebagai figur pembina dan pengasuh yang penuh keteladanan.

“Beliau adalah sosok terbaik bagi kami. Sejak kami di Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, hingga di Pemuda Muhammadiyah dan ortom lainnya seperti Tapak Suci, beliau selalu memberikan arahan yang positif dan membimbing kami dengan penuh perhatian,” tuturnya.

Menurutnya, almarhum juga memiliki rekam jejak panjang di lingkungan Muhammadiyah, termasuk pernah menjabat sebagai wakil rektor di Universitas Muhammadiyah serta aktif di Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) hingga menjadi bagian dari unsur pembantu pimpinan daerah.

“Kami sangat kehilangan. Secara pribadi, saya merasa sangat diasuh dan dibimbing oleh beliau. Semoga segala amal ibadahnya diterima Allah SWT,” pungkas Cecep. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *