Tasikzone.com – Suasana khidmat yang semula menyelimuti pelantikan Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya mendadak berubah menjadi duka mendalam. Di tengah rangkaian acara yang penuh semangat dan harapan, takdir berkata lain. Sabtu (14/02/2026)
Dr. Oni Syahroni, Wakil Ketua Bidang Majelis PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, hadir sejak awal kegiatan. Ia duduk di barisan depan, menyimak prosesi pelantikan dengan wajah tenang.
Tak ada tanda-tanda bahwa kondisi kesehatannya tengah terganggu. Seperti biasa, ia tampak bersahaja dan penuh perhatian terhadap jalannya organisasi kepemudaan Muhamadiyah.
Saat tiba giliran menyampaikan sambutan, Dr. Oni berdiri dan mulai berbicara di hadapan para kader dan tamu undangan. Beberapa kalimat awal terucap dengan lancar.
Namun tiba-tiba, suasana berubah. Di akhir sambutannya, ia terjatuh. Kepanikan seketika menyelimuti ruangan. Sejumlah pengurus dan panitia segera memberikan pertolongan sebelum akhirnya ia dilarikan ke Rumah Sakit TMC.
Doa-doa lirih mengalun dari para hadirin. Sebagian masih berharap kabar baik akan datang. Namun harapan itu pupus ketika kabar duka menyusul tak lama kemudian. Dr. Oni Syahroni dinyatakan meninggal dunia.
Tangis tak lagi bisa dibendung. Aula Grand Metro yang sebelumnya dipenuhi tepuk tangan dan semangat pelantikan, berubah menjadi ruang penuh isak dan doa. Para kader Pemuda Muhammadiyah tampak terpukul. Banyak yang tak menyangka, momen yang seharusnya menjadi awal pengabdian kepengurusan baru justru menjadi detik-detik terakhir pengabdian seorang tokoh.
Kepergian Dr. Oni bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi Muhammadiyah dan para kader yang mengenalnya sebagai sosok sederhana, tenang, dan penuh komitmen. Ia hadir hingga akhir hayatnya dalam ruang perjuangan, di tengah kader-kader yang ia cintai.
Pelantikan hari itu pun menjadi saksi bahwa pengabdian sejati terkadang berakhir di tempat yang sama dengan cita-cita diperjuangkan. Sebuah peristiwa yang akan selalu dikenang, bukan hanya karena duka yang ditinggalkan, tetapi juga karena keteladanan yang diwariskan. (***)
Tasik Zone Kreativitas Muda Untuk Indonesia