Home / Peristiwa / Akses Vital Dua Kabupaten Terputus Akibat Longsor di Karangjaya
IMG_20260210_115836

Akses Vital Dua Kabupaten Terputus Akibat Longsor di Karangjaya

Tasikzone.com – Akses jalan penghubung antara Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran terputus akibat longsor sepanjang puluhan meter. Peristiwa tersebut terjadi di jalur yang melintasi Dusun Awiluar dan Dusun Cibenteur, Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore hari mengakibatkan ruas jalan utama Sirnajaya–Citalahab mengalami longsor parah. Akibatnya, jalur tersebut kini ditutup total dan telah dipasang garis polisi (police line) untuk mencegah risiko lanjutan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi jalan sama sekali tidak dapat dilalui kendaraan. Akses dibatasi ketat karena dikhawatirkan pergerakan tanah masih terus berlangsung.

Kapolsek Karangjaya, Iptu Saptaji, menjelaskan bahwa longsor pertama memiliki panjang sekitar 10 hingga 15 meter dengan lebar jalan 2,5 meter, sementara kedalaman longsoran mencapai 20 hingga 25 meter ke bawah. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 10 titik longsor di sepanjang jalur penghubung Desa Sirnajaya dan Desa Citalahab.

“Baik kendaraan roda empat maupun roda dua untuk sementara tidak bisa melintas. Kondisi badan jalan hampir habis dan sangat membahayakan,” ujar Iptu Saptaji kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin malam (9/2/2026).

Ia menegaskan, longsoran tanah menutup badan jalan dan membuat akses dari Sirnajaya menuju Citalahab terputus total. Meski demikian, dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil, mengingat lokasi longsor cukup jauh dari permukiman warga. Namun, sejumlah rumah dilaporkan terisolasi akibat terputusnya akses jalan.

BACA JUGA   Aktivitas Gunung Api Tangkuban Perahu Terpantau Menurun

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Pembersihan material longsor hari ini belum bisa dilakukan karena kondisi cuaca tidak mendukung,” jelasnya.

Menurutnya, retakan tanah masih terlihat aktif dan kondisi gelap membuat proses evakuasi sementara dihentikan. Rencana penanganan lanjutan akan dilakukan kembali pada pagi hari.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dapil IV, Iyam Maryani, merespons cepat laporan warga dengan langsung mendatangi lokasi longsor. Politisi perempuan dari PDI Perjuangan tersebut rela turun ke lokasi kejadian di Dusun Awiluar dan Dusun Cibenteur meski sudah larut malam.

Iyam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat setempat serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan awal, termasuk BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Brimob, TNI-Polri, dan Pemerintah Desa Sirnajaya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat segera mengambil langkah cepat untuk menangani longsoran tersebut, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital penghubung dua kabupaten, yakni Tasikmalaya dan Pangandaran. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *