Home / Kota Tasikmalaya / Imigrasi Tasikmalaya Rayakan Hari Bakti ke-76, Dorong Pelayanan Berintegritas
IMG-20260126-WA0021

Imigrasi Tasikmalaya Rayakan Hari Bakti ke-76, Dorong Pelayanan Berintegritas

Tasikzone.com – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tasikmalaya menggelar Tasyakuran Hari Bakti Imigrasi ke-76 dengan penuh khidmat meski dilaksanakan secara sederhana.

Kepala Kantor Imigrasi Tasikmalaya, Indra Bangsawan, S.Sos., M.A.P., mengatakan bahwa kesederhanaan acara tidak mengurangi makna dan nilai kebersamaan dalam momentum Hari Bakti Imigrasi.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan khidmat. Walaupun sederhana, namun tidak mengurangi kekhusyukan dan semangat kebersamaan seluruh jajaran,” ujar Indra.

Indra menjelaskan, Hari Bakti Imigrasi tahun ini juga menjadi refleksi peran Imigrasi yang tidak hanya berfokus pada pelayanan dan penegakan hukum, tetapi juga mendukung program kemanusiaan dan kebijakan strategis pemerintah pusat.

“Kami bersinergi dengan pusat, terutama dalam menyelaraskan program bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, seperti yang terjadi di Bandung Barat. Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, yang menekankan pentingnya kehadiran langsung negara di tengah masyarakat,” jelasnya.

Menurut Indra, jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan juga turut terlibat dalam program sosial, seperti pembangunan sumur di wilayah yang mengalami krisis air bersih.

“Ini membuktikan bahwa tugas Imigrasi bukan semata pelayanan administrasi dan pendekatan hukum, tetapi juga mendukung penuh program Presiden dan Wakil Presiden dalam aspek sosial dan kemanusiaan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Indra mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Kantor Imigrasi Tasikmalaya berhasil meraih **predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)** dari Kementerian PAN-RB.

“Penghargaan WBK ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Pelayanan kepada masyarakat kami pastikan bebas dari manipulasi dan penyimpangan,” tegasnya.

BACA JUGA   Pembangunan RS Tipe D Dewi Sartika Kawalu Disoal Pemuda Cilamajang, Begini Tuntutannya

Ia juga menyampaikan bahwa Kantor Imigrasi Tasikmalaya terus mengembangkan berbagai sistem dan inovasi pelayanan, di antaranya **E-Paspor**, **aplikasi layanan keimigrasian**, serta penguatan penegakan hukum dan pengawasan orang asing.

Dari sisi penerimaan negara, Indra menyebut capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor Imigrasi Tasikmalaya telah melampaui target yang ditetapkan.

“Capaian PNBP kami sudah melampaui ekspektasi yang ditentukan Inspektorat Jenderal dan Kementerian Keuangan. Tahun ini target PNBP bahkan meningkat menjadi Rp23 miliar,” ungkapnya.

Meski wilayah kerja Kantor Imigrasi Tasikmalaya berkurang seiring berdirinya Kantor Imigrasi Garut, pihaknya tetap berupaya melakukan terobosan strategis.

“Kami sedang mengkaji pembukaan Unit Kerja Keimigrasian (UKK), baik di wilayah Banjar maupun Pangandaran, agar layanan dan pengawasan keimigrasian semakin dekat dengan masyarakat,” jelas Indra.

Ia menilai pencapaian WBK merupakan “kado istimewa” bagi Kantor Imigrasi Tasikmalaya setelah melalui proses panjang sejak tahun 2019.

“Dari enam kontestan, baru di tahun ketujuh kami berhasil lolos. Ini adalah hasil kerja keras dan perjuangan seluruh jajaran,” ujarnya.

Ke depan, Kantor Imigrasi Tasikmalaya menargetkan peningkatan predikat menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Kami sudah membentuk tim inovasi dan tim kreatif untuk merancang terobosan pelayanan dan pengawasan keimigrasian yang lebih terpadu serta semakin memudahkan masyarakat,” pungkasnya. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *