Home / Politik & Hukum / PDI Perjuangan Kota Tasik Rampungkan Musancab, PAC Disiapkan Lebih Visioner dan Representatif
IMG_20260126_080403

PDI Perjuangan Kota Tasik Rampungkan Musancab, PAC Disiapkan Lebih Visioner dan Representatif

Tasikzone.com — Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan merupakan tahapan akhir dari rangkaian proses penjaringan dan pembentukan kepengurusan Partai di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC). Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya usai pelaksanaan Musancab.

Ia menjelaskan, sebelum sampai pada Musancab, proses seleksi kepengurusan PAC telah melalui sejumlah tahapan yang ketat dan terukur. Mulai dari tes tertulis, psikotes, hingga wawancara. Dari proses tersebut kemudian ditetapkan Ketua PAC beserta personalia inti lainnya, seperti sekretaris dan bendahara.

“Musancab ini adalah proses terakhir. Di sinilah ditentukan dan disahkan hasil penjaringan yang sebelumnya sudah melalui tes tertulis, psikotes, dan wawancara,” ujarnya.

Dalam Musancab tersebut, lanjutnya, juga dilaksanakan rangkaian persidangan organisasi, mulai dari sidang rekomendasi kepengurusan PAC, sidang laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus PAC periode 2019–2024 yang diperpanjang hingga Musancab, serta sidang tanggapan dari ranting-ranting yang diwakili masing-masing satu ranting terkait kinerja PAC selama masa bakti tersebut.

Sekretaris DPC menegaskan, PDI Perjuangan berharap Musancab dapat melahirkan kepengurusan PAC yang lebih visioner, memiliki konsep kerja yang jelas, dan mampu menerjemahkan gagasan yang telah dituangkan dalam proses seleksi menjadi kinerja nyata di tingkat kecamatan.

“Apa yang dituliskan dalam tes tertulis dan disampaikan dalam wawancara itu harus menjadi pondasi kerja kepartaian ke depan,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa kepengurusan PAC yang terbentuk telah sesuai dengan instruksi DPP dan DPD PDI Perjuangan, yakni memenuhi keterwakilan 30 persen perempuan serta 20 persen dari kalangan generasi Z. Sementara sisanya merupakan kader-kader berpengalaman yang sebelumnya telah aktif dalam struktur, termasuk mereka yang mengalami rotasi jabatan.

BACA JUGA   Camat Tidak Akan Kena Sanksi, Aneh !

“Keterwakilan perempuan dan generasi Z ini terpenuhi. Kami sengaja mendorong itu karena lima tahun ke depan generasi Z akan menjadi pemilih pemula dan kekuatan strategis. Apalagi hari ini pertarungan politik tidak hanya di ruang offline, tapi juga di dunia online dan media sosial,” jelasnya.

Dengan komposisi lintas generasi—mulai dari generasi Z hingga generasi senior—DPC berharap PAC mampu memaksimalkan publikasi kegiatan partai sekaligus menjaring aspirasi masyarakat dari berbagai lapisan usia.

Aspirasi yang dihimpun PAC, lanjutnya, akan dikoordinasikan ke DPC dan selanjutnya diteruskan kepada fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Tasikmalaya. Dengan demikian, aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan menjadi kebijakan yang mempengaruhi arah kebijakan eksekutif atau Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Target politik kami jelas. PDI Perjuangan pernah meraih tujuh kursi di DPRD Kota Tasikmalaya. Saat ini kita memiliki empat kursi, dan ke depan targetnya seratus persen naik, minimal delapan kursi. Ini bukan hal mustahil,” tegasnya.

Menurutnya, dengan kepengurusan PAC yang telah melalui seleksi ketat dan merepresentasikan lintas generasi, PDI Perjuangan optimistis mampu meraih dukungan suara dari seluruh segmen usia masyarakat di Kota Tasikmalaya. (Gal)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *