Home / Pendidikan / Di Usia 11 Tahun, UMTAS Perkuat Riset dan Buka Program Studi Baru
IMG_20260124_143431

Di Usia 11 Tahun, UMTAS Perkuat Riset dan Buka Program Studi Baru

Tasikzone.com — Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) memperingati Milad ke-11 sebagai momentum refleksi sekaligus evaluasi perjalanan institusi dalam memperkuat arah pengembangan ke depan.

Rektor Universitas Nuhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) Neni Nuraeni,M.Kep.Ns.Sp.Kep. Mat, menyampaikan bahwa usia 11 tahun menjadi titik penting untuk menakar capaian yang telah diraih sekaligus menyusun strategi keberlanjutan kampus.

“Milad ke-11 ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi ruang refleksi atas apa yang telah kami capai, sekaligus evaluasi untuk menentukan langkah strategis ke depan,” ujarnya. Kepada wartawan, sabtu (24/01/2025)

Ia menjelaskan, dalam satu tahun terakhir capaian UMTAS menunjukkan tren yang sangat positif, terutama pada bidang riset dan penelitian. Berdasarkan rekap dan fakta integritas, lonjakan paling signifikan terjadi pada perolehan hibah penelitian eksternal.

IMG_20260124_143449

“Alhamdulillah, capaian riset kita melonjak cukup tajam. Dana hibah penelitian eksternal yang berhasil diraih mencapai sekitar Rp1,19 miliar. Ini capaian yang sangat luar biasa,” kata Neni.

Menurutnya, capaian tersebut sempat mengalami fluktuasi pada tahun-tahun sebelumnya. Pada periode 2017–2018 angkanya relatif stabil, kemudian sempat menurun, hingga akhirnya kembali melonjak signifikan pada tahun ini.

“Ini menunjukkan kerja keras dosen yang berkolaborasi dengan mahasiswa mulai membuahkan hasil nyata,” tambahnya.

Neni menegaskan, riset yang dikembangkan di UMTAS tidak berhenti pada publikasi internal semata, tetapi diarahkan agar memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Penelitian yang kami dorong adalah riset yang aplikatif, menghasilkan produk yang bisa dimanfaatkan secara langsung,” ujarnya.

Sejumlah inovasi yang dihasilkan antara lain pakan ternak, serta aplikasi digital seperti Golden Seribu, Nifasku, dan Kopiku, yang saat ini sudah dapat diunduh melalui Play Store.

BACA JUGA   Ajak Masyarakat Cintai Film Indonesia, Pusbangfilm Kemendikbud Gelar Diskusi Dan Nobar

Selain riset, UMTAS juga mencatatkan prestasi di tingkat internasional, baik dari sisi publikasi dosen maupun partisipasi mahasiswa.

“Mahasiswa kita sudah terlibat dalam konferensi internasional, bahkan ada yang presentasi langsung di luar negeri dan meraih penghargaan seperti emas, perak, hingga perunggu,” jelasnya.

Ke depan, Badan Pembina Harian (BPH) menargetkan jumlah mahasiswa UMTAS mencapai 5.000 orang pada 2027. Namun, Neni mengakui target tersebut harus diiringi dengan strategi yang matang.

“Dengan jumlah program studi yang ada saat ini, pertumbuhan mahasiswa tidak bisa dipaksakan drastis. Bahkan bisa stagnan jika tidak diimbangi inovasi,”katanya.

Sebagai langkah strategis, UMTAS tengah membuka sejumlah program studi baru. Di antaranya, Program Magister (S2) Pedagogi yang izinnya telah terbit, S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, serta pengembangan Fakultas Agama Islam yang saat ini dalam proses, dengan empat program studi : Manajemen Syariah, Manajemen Bisnis Digital Syariah, Manajemen Haji dan Umrah, serta Manajemen Pendidikan Islam.

Selain itu, UMTAS juga mengusulkan pembukaan program vokasi Rekayasa Mesin dan Program Profesi Konselor.

“Pertumbuhan jumlah mahasiswa harus seiring dengan penambahan program studi dan kesiapan sarana prasarana,”tegas Neni.

Ia menambahkan, UMTAS telah menyiapkan lahan baru sebagai bagian dari ikhtiar pengembangan kampus.

“Kami sudah memiliki tanah untuk pengembangan. Tantangannya sekarang adalah bagaimana membangun sarana prasarana baru agar seluruh program studi dapat terakomodasi dengan baik, sementara fasilitas yang ada tetap terus dimaksimalkan,” pungkasnya. (***)

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *